Pengisian BBM Non-Subsidi di Bengkulu Selatan Dibatasi, Distribusi Dijaga Tetap Stabil
Pengisian BBM Non-Subsidi di Bengkulu Selatan Dibatasi, Distribusi Dijaga Tetap Stabil-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Pengisian bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Kabupaten Bengkulu Selatan mulai diberlakukan pembatasan. Kebijakan ini diterapkan oleh pihak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna menjaga kestabilan stok serta memastikan distribusi tetap merata di tengah masyarakat.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipatif menyusul penyesuaian harga BBM non-subsidi secara nasional. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pengisian di SPBU Ibul berlangsung normal tanpa adanya lonjakan antrean kendaraan.
BACA JUGA:Isu Kisruh Dibantah, Bupati Bengkulu Selatan Dorong Perbaikan Data Penerima Bansos
Manager SPBU Ibul, Radius, menjelaskan bahwa pembatasan pengisian diberlakukan untuk seluruh jenis kendaraan sebagai bagian dari pengendalian distribusi.
“Kami membatasi pengisian untuk kendaraan roda empat maksimal 25 liter, sedangkan roda dua 5 liter,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Terapkan WFH Tiap Jumat, Dorong Budaya Kerja ASN Lebih Fleksibel dan Produktif
Ia menegaskan, kebijakan ini bertujuan agar ketersediaan BBM tetap terjaga dan dapat diakses secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat. Meskipun ada pembatasan, layanan di SPBU tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dari sisi pasokan, SPBU Ibul disebut terus menerima distribusi BBM secara rutin dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan harian masyarakat.
BACA JUGA:Seleksi Paskibraka Bengkulu Selatan 2026 Ditekankan Objektif dan Transparan
“Pasokan tetap lancar, stok dalam kondisi aman,” tambah Radius.
Sementara itu, secara nasional, harga BBM non-subsidi yang berlaku sejak 1 April 2026 mengalami penyesuaian. Rinciannya, Pertamax dibanderol Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp13.350 per liter, Dexlite Rp14.500 per liter, dan Dex Rp14.800 per liter.
BACA JUGA:Telusuri Polemik Data Penerima Bansos, Waka II DPRD Bengkulu Selatan Gerak Cepat Undang Dinsos
Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Warga diharapkan menggunakan BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berlangsung secara merata.
“Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar semua masyarakat tetap bisa mendapatkan pasokan,” tutupnya.(*)
Sumber:


