Lompatan Besar Kesehatan: UHC Kaur Tembus 98 Persen, Bidik Level Madya pada 2026

Lompatan Besar Kesehatan: UHC Kaur Tembus 98 Persen, Bidik Level Madya pada 2026

Lompatan Besar Kesehatan: UHC Kaur Tembus 98 Persen, Bidik Level Madya pada 2026-julianto-julianto

RASELNEWS.COM, KAUR Pemerintah Kabupaten KAUR terus memperkuat langkah menuju cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dengan menggandeng BPJS kesehatan dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan. Pertemuan yang berlangsung di Aula Setda KAUR ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data serta memperluas kepesertaan aktif masyarakat.

 

Asisten I Setda Kaur, Repian Sohedi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong keberhasilan target UHC pada 2026. Ia menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar program tersebut berjalan optimal.

BACA JUGA:Kaur Targetkan Jadi Sentra Budidaya Lobster Nasional

 

“Pemerintah Kabupaten Kaur berkomitmen penuh mendukung pencapaian UHC tahun 2026. Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar target ini dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

 

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPJS Kesehatan sehari sebelumnya, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya pendataan intensif terhadap sekitar 15.000 warga yang belum terlindungi jaminan kesehatan, termasuk perangkat desa di seluruh wilayah.

BACA JUGA:Lirik Potensi BBI, Wabup Kaur Lakukan Sidak

 

Tak hanya itu, Pemkab Kaur juga menargetkan peningkatan status UHC dari kategori Pratama menjadi Madya pada 2026. Target ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

 

“Ke depan, kita menargetkan UHC kategori Madya. Ini merupakan peningkatan dari tahun 2025, di mana Kabupaten Kaur masih berada pada kategori Pratama,” tambah Repian.

BACA JUGA:Kapolres Kaur Resmikan Ground Breaking Program Renovasi Masjid di Desa Sinar Bulan

 

Data terbaru per April 2026 menunjukkan capaian signifikan. Tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Kaur telah mencapai 98 persen dari total penduduk. Namun demikian, tantangan masih tersisa pada tingkat keaktifan peserta yang baru menyentuh 85 persen.

 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara, menekankan pentingnya peningkatan keaktifan agar manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

BACA JUGA:Tingkatkan Transparansi, Pemkab Kaur Perkuat Maturitas SPIP Terintegrasi 2026

 

“Capaian kepesertaan sudah 98 persen, namun keaktifan peserta masih di angka 85 persen. Ini menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, BPJS Kesehatan mengoptimalkan Program PESIAR dengan mengerahkan agen di tingkat desa. Program ini mengedepankan pendekatan jemput bola untuk menjangkau masyarakat yang belum terdaftar maupun yang tidak aktif.

BACA JUGA:Pererat Sinergi di Batam, Bupati Kaur Jalin Komunikasi Strategis dengan Tokoh Nasional dan Investor

 

Selain itu, keterlibatan sektor swasta melalui dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga didorong guna memperluas jangkauan perlindungan kesehatan.

 

“Pelaku usaha diharapkan turut membantu masyarakat di sekitarnya menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan, sehingga manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan lebih luas,” pungkas Syafrudin. (jul)

 

Sumber: