Dinas Dikbud BS Jadi Titik Start Kampanye Anti Korupsi Kejari: Bidik Guru dan Kepsek
Foto bersama kampanye anti korupsi-Deby-Radar Selatan
RASELNEWS.COM - Kejari Kabupaten Bengkulu Selatan tancap gas cegah korupsi dari dunia pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan dipilih jadi fokus awal Kampanye Anti korupsi tahun ini.
Kejari BS menggandeng Dinas Dikbud dan mengumpulkan puluhan kepala sekolah SD-SMP dari tiga kecamatan: Manna, Kota Manna, dan Pasar Manna. Tujuannya jelas, kasih bekal ke tenaga pendidik biar paham bahaya korupsi dan nggak salah langkah kelola dana sekolah.
BACA JUGA:Tingkatkan Imtaq Siswa, Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Dorong Program Salat Dhuha di Sekolah
Kasi Intel Kejari Bengkulu Selatan, M. Rifani Agustam, menegaskan kegiatan ini rutin digelar tiap tahun sebagai langkah preventif.
“Agenda ini memang dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk memberikan edukasi, khususnya hari ini kepada para pendidik,” kata Rifani, Rabu 29 April 2026.
BACA JUGA:Kadis Dikbud Bengkulu Selatan Lusi Wijaya: Semangat Kartini Jadi Inspirasi Majukan Pendidikan
Rifani berharap para kepsek dan guru jadi agen anti korupsi di sekolah masing-masing. “Harapan kami, para kepala sekolah dan guru bisa memberikan pemahaman tentang korupsi, dan kita berharap ke depan bisa menuju Generasi yang berkualitas,” tegasnya.
Untuk saat ini, kampanye memang masih fokus ke tenaga pendidikan. Tapi Rifani bilang, nggak menutup kemungkinan bakal diperluas ke dinas lain di Bengkulu Selatan.
BACA JUGA:Disdikbud Bengkulu Selatan Perketat Validasi Data, Tekan Potensi Kesalahan Pencairan Dana BOS 2026
Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd, menyambut baik langkah Kejari. Ia minta semua kepsek yang hadir jadi “pilot project” untuk tularkan ilmu yang didapat.
“Semoga kepala sekolah yang mengikuti kegiatan hari ini dapat menjadi pilot project untuk menyebarkan apa yang telah dijelaskan kepada bawahannya,” ungkap Lusi.
BACA JUGA:Digitalisasi Mutasi Guru dan Kepsek Dikebut, Disdikbud Bengkulu Selatan Target Rampung Bulan Ini
Lusi menyebut, inti kegiatan ini sangat nyambung sama pendidikan karakter.
“Dalam pendidikan karakter terdapat nilai-nilai seperti jujur, disiplin, taat hukum, taat asas, dan nasionalis. Ini kita kolaborasikan dengan program dari Kejari dalam upaya membangun integritas sejak dini,” tutupnya.
Sumber: dinas dikbud bengkulu selatan


