Seni Dendang, Sarana Integritas Masyarakat dan Sarana Pendidikan

Seni Dendang, Sarana Integritas Masyarakat dan Sarana Pendidikan

SENI Dendang menjadi sarana integritas masyarakat dan sarana pendidikan-IST-DOK

RASELNEWS.COM - Seni dendang bukan hanya sekedar hiburan pesta pernikahan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Namun juga menjadi sarana integritas masyarakat, sekaligus sarana pendidikan.

Penyajian seni dendang dalam upacara perkawinan Adat di Bengkulu Selatan tidak dapat terlepas masyarakat setempat karena seni dendang itu merupakan wujud kegiatan sosial. Artinya menyangkut kehidupan masyarakat.

Kesenian Tradisional seni dendang merupakan sarana intregritas dari system sosialisasi masyarakat.

Maksudnya, seni dendang dalam upacara perkawinan adat merupakan alat pemersatu, dapat menciptakan rasa persatuan dan suasana kegotongroyongan bagi masyarakat setempat.

Hal itu dapat meningkatkan solidaritas dan persatuan di antara mereka. Dengan dimulainya dendang dalam pesta perkawinan adat yang ditandai dengan alat musik rebana dan biola selama kurang lebih 15-30 menit.

BACA JUGA:Nanyian Pada Seni Dendang, Bukan Sekedar Syair, Namun Juga Penuh Makna 

Maka masyarakat akan dengan senang hati mendatangi, baik sebagai penonton maupun membantu dalam penyiapan upacara perkawinan adat.

Setiap penyelenggaraan Seni Dendang dalam upacara perkawinan Adat Kota Bengkulu senantiasa dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat baik anak- anak, remaja, maupun orang tua, berkumpul dan berbaur dalam acara berdendang.

Pada kesempatan itulah para pedendang memanfaatkan kesempatan baik untuk memberi nasehat, petuah, dan ajaran-ajaran sebagai bekal hidup anak-anak muda dan remaja, untuk mencari ilmu setinggi-tingginya dan untuk selalu ingat pada Sang Pencipta.

BACA JUGA:Petani Sawit Mengeluh, Harga Pupuk Naik Sementara TBS Jalan di Tempat

Makna Nanyian Pada Seni Dendang

Kedudukan musik dendang dalam upacara adat juga dibedakan menjadi tiga yaitu: musik sebagai upacara, musik sebagai pengiring upacara dan musik sebagai penopang suasana.

1. Sebagai Bentuk Sarana Upacara

Seni dendang masih sering digunakan dalam upacara perkawinan, sehingga keberadaannya tetap dipertahankan dalam kalangan masyarakat Bengkulu.

Sumber: ahli budaya

Berita Terkait