Seni Dendang, Sarana Integritas Masyarakat dan Sarana Pendidikan
SENI Dendang menjadi sarana integritas masyarakat dan sarana pendidikan-IST-DOK
Contohnya adalah :
Bengkulu kotanya delapan
Bekas peninggalan rajau-rajau
Putri benaau Gading Cempaka
Tempat bedian di Sungai Serut
Embak kini benamau Pantai Panjang
Badah jemau mandi-mandi
Pada waktu pagi dan petang aghi
Setiap penyelenggaraan seni dendang dalam upacara adat perkawinan senantiasa dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat, baik anak-anak, remaja dan orang tua berkumpul dan berbaur dalam acara dendang.
Pada kesempatan inilah, pendendang memanfaatkan kesempatan untuk mengkomunikasikan kepada penonton yang bersifat ajaran-ajaran sebagai bekal hidup di hari tua.
BACA JUGA:Asus Vivobook S14 OLED: Laptop AI Copilot+ PC Tipis, Ringan, dan Siap Kerja Seharian
Syair-syair yang dilantunkan pada saat penyajian dendang mengajarkan kepada anak-anak muda untuk mencari ilmu setinggitingginya dan untuk selalu ingat kepada sang pencipa.
Contoh syair dendang mambang.
Tuan haji memakai jubbah, Duduk di masijd baca fatiha, Kalau mengaji dapat pahala, Karena dapat mengampuni dosa.
Pada saat pantun itu disyairkan ada penonton yang menyahuti dan mengucapkan Io…Lah. Pada lagu mak inang penonton juga ada yang menyahuti dengan kata Io…Lah. Karena syair-syair yang terdapat pada lagu tersebut terdapat ajakan yang bersifat mendidik. (sak)
Sumber: ahli budaya


