Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Budaya Membaca Anak Lewat Penguatan Program Literasi Sekolah

Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Budaya Membaca Anak Lewat Penguatan Program Literasi Sekolah

Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya -andri hementro-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd, menekankan pentingnya menggenjot budaya membaca anak sejak dini melalui penguatan program literasi di seluruh sekolah.

“Budaya membaca adalah pintu ilmu. Kalau anak kita malas baca, susah mau maju. Karena itu literasi harus jadi gerakan, bukan sekadar program di atas kertas,” ujar Lusi Wijaya. 

BACA JUGA:Dinas Dikbud BS Jadi Titik Start Kampanye Anti Korupsi Kejari: Bidik Guru dan Kepsek

Lusi meminta setiap SD dan SMP di Bengkulu Selatan wajib menghidupkan pojok baca, perpustakaan mini, dan kegiatan 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai.

“Jangan biarkan rak buku kosong. Guru harus jadi contoh, ikut baca bareng siswa. Dari situ minat baca anak tumbuh,” tegasnya.

BACA JUGA:Kepala Sekolah Diminta Aktif Tangani Kekurangan Fasilitas Pendidikan

Menurut Lusi, program literasi tidak boleh monoton. Sekolah didorong kreatif membuat lomba resensi buku, bedah buku, mendongeng, hingga reading challenge di medsos sekolah.

“Zaman sekarang anak dekat dengan HP. Ajak mereka review buku lewat video pendek. Literasi harus kekinian,” tambahnya.

BACA JUGA:Putusan MK: Pendidikan Tinggi Tak Harus Dibiayai Negara

Kadis Dikbud juga menginstruksikan kepala sekolah mengalokasikan dana BOS untuk menambah koleksi buku yang menarik dan relevan dengan usia siswa.

“Jangan cuma buku paket. Hadirkan komik edukasi, novel anak, buku sains populer. Biar anak betah di perpustakaan,” kata Lusi.

BACA JUGA:Dinas Dikbud Seluma Ingatkan Peserta Seleksi Kepsek Waspada Oknum Jual Janji Kelulusan

Ia berharap, dengan budaya membaca yang kuat, siswa Bengkulu Selatan punya daya nalar, imajinasi, dan kosa kata yang luas.

“Literasi itu investasi jangka panjang. Anak yang suka baca, 10 tahun lagi akan jadi pemimpin yang cerdas dan bijak,” tutup Lusi. (dby)

Sumber: dinas dikbud bengkulu selatan

Berita Terkait