RASELNEWS.COM, BENGKULU - Ratusan massa yang tergabung dalam koalisi selamatkan Pesisir Barat Sumatera Provinsi Bengkulu menggelar aksi di depan kantor Gubernur Bengkulu, Senin (4/7) siang. Massa mendesak Gubernur Rohidin Mersyah memberhentikan segala aktivitas tambang pasir besi di Pesisir Barat Sumatera.
Mereka membawa spanduk berisikan desakan agar PT. Flaming Levto Bakti Abadi (FLBA) yang diduga melakukan perusakan lingkungan serta belum mendapatkan perizinan persetujuan lingkungan itu, angkat kaki dari Seluma. Massa yang bergerak sejak pukul 13.00 WIB, bertahan hingga kemarin sore di kantor Gubernur. Mereka mendesak bertemu Gubernur yang tengah dinas luar (DL). Massa perwakilan Walhi Bengkulu, Kanopi, BEM Universitas Bengkulu dan 6 desa penolak Tambang Pasir Besi di Desa Pasar Seluma. Yaitu Desa Pasar Seluma, Desa Rawa Indah, Desa Penago Baru, Desa Penago, Desa Pasar Talo dan Desa Margo Pari. BACA JUGA:Revitalisasi Tebat Gelumpai Terus Berlanjut, Target Wisata Dalam Kota "Kami meminta tambang pasir besi di Pesisir Barat Sumatera ditutup," tegas Korlap Aksi, Frengki. Massa juga mendesak Gubernur memihak rakyat, bukan membela perusak lingkungan. Mereka menuntut pemerintah menutup PT. FLBA secara permanen serta melakukan penyitaan alat pertambangan perusahaan tersebut. Massa menilai aktivitas yang dilakukan PT. FLBA telah melanggar undang-undang. "Kami ingin bertemu langsung dengan Gubernur untuk menyampaikan aspirasi ini," tegas Frengki. Perwakilan massa juga sempat menggelar pertemuan dengan Plh Sekda Provinsi Bengkulu Facriza. Namun berakhir tanpa kesepakatan. Pasalnya Facriza yang juga Asisten II Setda Provinsi Bengkulu tidak bisa memenuhi keinginan massa untuk bertemu dengan Gubernrr. Apalagi massa meminta surat rekomendasi Gubernur untuk penutupan PT.FLBA. Massa yang kesal akhirnya tetap bertahan di depan kantor Gubernur. Bahkan terpantau hingga pukul 17.00 WIB, massa tetap belum bergerak. BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit Sulit Naik, Petani: Besar Pasak Dari Tiang Salah seorang warga, Yati mengatakan massa datang ke kantor Gubernur karena surat Bupati Seluma yang disampaikan kepada perusahaan, tidak diindahkan. Mereka berharap adanya rekomendasi Gubernur, dapat menghentikan aktivitas tambang yang masih berjalan. "Akibat aktivitas tambang, (tanaman) mangrove rusak. Abrasi pantai juga akan semakin parah," ungkap Yati diiyakan massa lainnya. Aksi massa ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Meski tetap bertahan di kantor Gubernur, aksi berjalan dengan aman. (cia)Desak PT. FLBA Ditutup, Warga Duduki Kantor Gubernur
Selasa 05-07-2022,10:31 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Sabtu 28-03-2026,17:55 WIB
Bupati Tegaskan Seluruh Pejabat Seluma yang Dimutasi Segera Sertijab dan Tinggalkan Aset
Jumat 27-03-2026,10:12 WIB
Dramatis! Guru Silat 63 Tahun Ditangkap Usai Melawan Polisi dalam Kasus Curanmor di Talo Kecil
Selasa 24-03-2026,18:31 WIB
Pospam Lebaran Masih Perketat Patroli Pantai Ancol Maras Seluma
Senin 23-03-2026,16:46 WIB
Sudah Lebih 4 Bulan, Jalan Ke Pasar Sembayat Seluma Belum Kunjung Diperbaiki
Senin 23-03-2026,16:35 WIB
Jadi Primadona, Wisata Ikan Larangan Taba Lubuk Puding Seluma Dikunjungi Ratusan Wisatawan
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,20:16 WIB
REAKING NEWS ; Polres Kaur Gerek Judi Sabung Ayam dan Dadu di Tanjung Kemuning
Sabtu 28-03-2026,17:59 WIB
Matangkan TMMD ke-128, Sekda Seluma Pimpin Rakor
Sabtu 28-03-2026,17:06 WIB
Hutan 10 Hektar di Kabupaten Kaur Terbakar
Sabtu 28-03-2026,18:03 WIB
Dukung Pengembangan Budaya, Kapolres Seluma Buka Gelar Budaya Nusantara di Pantai Cemoro Sewu
Sabtu 28-03-2026,17:55 WIB
Bupati Tegaskan Seluruh Pejabat Seluma yang Dimutasi Segera Sertijab dan Tinggalkan Aset
Terkini
Minggu 29-03-2026,14:44 WIB
Kades Tanjung Tebat Alwis Ucapan Selamat HUT Kabupaten Bengkulu Selatan Ke-77
Minggu 29-03-2026,14:35 WIB
Kades Talang Indah Suly Ucapan Selamat HUT Bengkulu Selatan Ke-77,
Minggu 29-03-2026,14:28 WIB
Wabup Ajak ASN Perkuat Semangat Kerja dan Kekompakan
Minggu 29-03-2026,14:22 WIB
Cari Solusi Atasi Kekeringan, Bupati Tinjau Tebat Baghu
Sabtu 28-03-2026,20:41 WIB