RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Anggota DPRD Bengkulu Selatan (BS), Riko Ferdiansyah, SP meminta Pemda lebih serius menangani penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebab penyebaran PMK semakin menggila. Ratusan hewan ternak milik masyarakat tertular. Tak sedikit peternak mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat ternak mati terkena PMK.
“Wabah PMK ini sudah sangat mengkhawatirkan. Pemerintah Daerah harus bergerak lebih gesit dan serius untuk mengendalikan wabah ini. Kasihan masyarakat yang memiliki hewan ternak, banyak yang merugi akibat wabah ini,” kata Riko. Riko meminta biaya penanganan PMK tidak dibebankan ke peternak. Semuanya harus ditanggung pemerintah. Dengan begitu pengobatan dan pencegahan dapat dilakukan secara maksimal. Jika biaya masih dibebankan ke masyarakat, tentu tidak semua peternak memiliki biaya untuk membeli obat dan vitamin. Sehingga sebaran PMK tidak bisa diputus. BACA JUGA:Ratusan Ternak Berhasil Disembuhkan “Kalau biaya penangananan PMK dibebankan ke peternak, kasihan masyarakat yang tidak mampu. Soalnya tidak semua peternak ekonominya mampu, ada yang hanya upahan merawat sapi dengan sistem bagi hasil. Otomatis sulit untuk membeli obat dan vitamin ternak yang terkena PMK. Makanya biayanya harus diakomodir pemerintah,” saran Riko. Ditambahkan Riko, PMK sudah ditetapkan sebagai wabah nasional. Artinya sama dengan Covid-19 yang berstatus pandemi. Semua biaya pengobatan dan pencegahan seharusnya ditanggung pemerintah. Dengan begitu, penyebaran PMK bisa dimaksimalkan. Sebab mata rantai penyebaran virus dapat diputus jika semua ternak sudah mendapatkan vaksin, obat dan vitamin anti PMK. BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Buat Langkah Penanganan PMK Ketua Komisi II DPRD BS, Holman, SE menambahkan, persoalan PMK adalah hal serius. Sebab banyak efek negatif yang ditimbulkan untuk daerah. Salah satunya batalnya program pengadaan sapi yang bersumber dari anggaran pokir DPRD. “Pokir untuk pengadaan sapi kan batal atau ditunda sampai waktu belum ditentukan akibat PMK. Artinya PMK ini kan memberi dampak serius untuk daerah. Makanya penanganan PMK harus dilakukan lebih serius, wabah ini harus segera dikendalikan sebelum semakin banyak ternak yang terserang PMK,” tukas Holman. (yoh)Biaya Penanganan PMK Jangan Dibebankan ke Peternak
Selasa 19-07-2022,11:45 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Selasa 13-01-2026,17:04 WIB
Tebat Gelumpai Jadi Destinasi Baru di Bengkulu Selatan
Senin 12-01-2026,19:32 WIB
Bupati Rifa'i Tajudin Lantik 1.187 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Selatan, Ini Pesannya
Jumat 09-01-2026,19:30 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Bengkulu Selatan 10 Januari 2026, Ini Wilayah Terdampak
Rabu 07-01-2026,16:26 WIB
Pemkab Bengkulu Selatan Pastikan Pelantikan 1.187 PPPK Paruh Waktu Bulan Ini
Selasa 06-01-2026,16:28 WIB
Dana Desa Bengkulu Selatan 2026 Turun Jadi Rp93,2 Miliar, Pembangunan Desa Terancam Melambat
Terpopuler
Senin 02-02-2026,10:11 WIB
Operasi Keselamatan Nala 2026 Resmi Dimulai, Polres Bengkulu Selatan Fokus Disiplin Lalu Lintas
Senin 02-02-2026,12:30 WIB
Kabar Tes CPNS 2026, Ini Tahapan Lengkap dan Formasi Prioritas, Segera Siapkan Berkas
Senin 02-02-2026,09:27 WIB
Polisi Kena OTT Polisi, Ini Kasusnya
Senin 02-02-2026,10:30 WIB
Motor Bebek Paling Mantab! All New Suzuki Smash 2026 Resmi Muncul Lagi, Desain Keren dan Harga Ramah
Senin 02-02-2026,11:58 WIB
Jadwal Libur dan Cuti Bersama Februari, Ada Juga 4 Bulan di Tahun 2026 Tanpa Tanggal Merah
Terkini
Senin 02-02-2026,21:01 WIB
Honda Luncurkan Skutik Baru, Harga Mulai Rp25 Jutaan
Senin 02-02-2026,20:01 WIB
5 HP Flagship Turun Harga di Awal 2026, Nomor 5 Paling Anjlok, iPhone hingga Samsung Jadi Incaran
Senin 02-02-2026,19:01 WIB
Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Paling Worth It 2026: Spek Ngebut, Tahan Lama Dipakai, Kamera Tak Perlu Diragukan
Senin 02-02-2026,18:05 WIB
Harga Suzuki XL7 Semua Varian per Januari 2026, Lengkap dengan Spesifikasi
Senin 02-02-2026,17:29 WIB