BENGKULU, RASELNEWS.COM - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak pemerintah secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia BBM bersubsidi.
Hal ini disampaikan mahasiswa saat menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu dan kantor Gubernur, menolak kenaikan harga BBM, Kamis (8/9). Adanya mafia BBM dinilai menyebabkan BBM bersubsidi tidak tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. BACA JUGA:Demo Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Massa Desak Masuk Gedung DPRD Provinsi "Kami meminta pemberantasan mafia BBM bersubsidi dilalukan dengan berpegangan pada prinsip-prinsip hukum yang berlaku," kata Korlap aksi, Charles. Selain dengan tegas menolak kenaikan harga BBM, mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kajian subsidi tepat sasaran. Terakhir mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi. "Kami meminta komitmen pemerintah provinsi dan DPRD untuk menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat," ujar Charles. Mahasiswa kemudian meminta perwakilan Pemprov Bengkulu, DPRD Provinsi untuk menandatangi empat tuntutan yang disampaikan mahasiswa ini. BACA JUGA:Hearing Dengan Massa Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD Bengkulu Selatan Usir Wartawan Menyikapi tuntutan mahasiswa, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Ir Mulyani mengaku akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Gubernur dan melanjutkan ke pemerintah pusat. "Tuntutan ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat," katanya. Sementara Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi SP mengapresiasi tuntutan yang disampaikan para mahasiswa. Ia menilai hal itu sebagai bentuk pengawasan terhadap pemerintah. "Artinya pengawasan yang dilakukan mahasiswa berbarengan dengan tugas DPRD yang juga mengawal kebijakan pemerintah," kata Jonaidi. BACA JUGA:Protes Harga BBM Naik KAMMI Bengkulu Dorong Motor Kenaikan harga BBM dinilai memang berdampak pada masyarakat. Sehingga pembatasan penanganan situasi ekonomi, salah satunya adalah penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran. Angkutan yang tidak dibolehkan menggunakan BBM bersunsidi harus ditindaklanjuti. Namun Jonaidi mengaku kewenangan bidang pertambangan sudah diambil alih oleh pusat, sehingga DPRD hanya bisa meneruskan tuntutan mahasiswa ini. "Di Bengkulu ada beberapa SPBU yang sudah tidak melayani kendaraan seperti dumb truk untuk mengisi BBM bersubsidi dan kita apresiasi itu. Kedepannya penggunaan BBM bersubsidi ini diharapkan tepat sasaran," pungkasnya. (cia)Mahasiswa: Berantas Mafia BBM!
Jumat 09-09-2022,11:19 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Jumat 06-02-2026,17:29 WIB
SNBP 2026 Mulai 3 Februari, Daya Tampung Universitas Brawijaya Bertambah, Calon Mahasiswa Wajib Cek Prodi
Kamis 15-01-2026,19:30 WIB
6 Motor Matic Terbaik 2026 untuk Mahasiswa dan Pelajar, BBM Irit, Stylish dan Fitur Canggih
Rabu 14-01-2026,18:08 WIB
Polisi Amankan 2 Warga Kaur Kasus Penemuan Bayi di Jembatan Padang Guci! Begini Kronologi Lengkapnya
Rabu 14-01-2026,09:31 WIB
BREAKING NEWS: Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan di Bawah Jembatan Padang Guci Kaur, Begini Kondisinya
Selasa 13-01-2026,20:00 WIB
Pemkab Seluma Fokus Perkuat Layanan Publik Lewat Penataan Ulang OPD
Terpopuler
Senin 16-02-2026,14:34 WIB
Kadis Dikbud Ajak Pelajar Isi Libur Ramadan dengan Aktivitas Positif
Senin 16-02-2026,19:56 WIB
Listrik Padam di Bengkulu Selatan Akibat Hujan Badai, PLN Sebut JTM Putus di Depan Polres
Senin 16-02-2026,19:19 WIB
Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan
Senin 16-02-2026,18:00 WIB
Teras Tertutup Jadi Tren Hunian 2026: Solusi Cerdas Ruang Santai Privat yang Tetap Estetik
Senin 16-02-2026,15:00 WIB
Inspirasi Desain Kanopi Minimalis 2026: Tampilan Modern yang Fungsional dan Estetik
Terkini
Senin 16-02-2026,20:30 WIB
Honda Scoopy 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Skutik Retro Stylish dengan Warna Lebih Fresh dan Fitur Modern
Senin 16-02-2026,20:00 WIB
Skutik Retro Suzuki Menggoda Pasar, Siap Tantang Honda Scoopy di Segmen Stylish
Senin 16-02-2026,19:56 WIB
Listrik Padam di Bengkulu Selatan Akibat Hujan Badai, PLN Sebut JTM Putus di Depan Polres
Senin 16-02-2026,19:19 WIB
Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan
Senin 16-02-2026,19:00 WIB