BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Hasil penyelidikan sementara, Polres Bengkulu Selatan menduga ledakan sterilizer pabrik CPO PT. Sinas Bengkulu Selatan (SBS), yang menewaskan dua karyawan, akibat human error atau kelalaian manusia.
Dari hasil pengecekan, tim laboratorium forensik (labfor) Polda Sumatera Selatan menemukan ada alat pengukur tekanan pipa sterilizer yang tidak berfungsi. “Dugaan sementara kemungkinan akibat human error. Soalnya kertas indikator pengukur tekanan sterilizer itu kosong, artinya alat ukur tekanan tidak jalan. Nah penyebab tidak jalannya alat ukur itu belum bisa dipastikan karena apa. Tapi dugaan sementara ini kami duga karena human error,” kata Kapolres BS, AKBP Juda T Tampubolon, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Fajri Chaniago, STK, SIK. BACA JUGA:Tim Labfor Polda Sumsel Selidiki Penyebab Meledaknya Mesin Pabrik Kelapa Sawit PT SBS Dikatakan Kasat Reskrim, dari temuan tim labfor di TKP ledakan PT SBS, didapati kertas pengukur tekanan masih aktif beberapa jam sebelum terjadi ledakan. Artinya alat ukur tekanan sterilizer mulai tidak berfungsi beberapa jam sebelum terjadi ledakan. Di mana, Jumat (21/10), dua karyawan PT SBS yang meninggal dunia, yakni Iswandi dan Muslimin masuk sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya menggantikan karyawan yang shift atau piket sebelumnya. BACA JUGA:Pabrik Kelapa Sawit PT SBS Berhenti Operasi Nah setelah beberapa jam keduanya dapat giliran shift atau berjaga di bagian mesin sterilizer, sekitar pukul 13.04 WIB terjadi ledakan yang meluluhlantakan tempat perebusan tandah buah segar (TBS) sawit, bahkan menghancurkan bangunan pabrik. “Ada kemungkinan pengukur tekanan di sterilizer itu tidak jalan, hal itulah yang diduga memicu terjadi ledakan. Tapi untuk memastikannya, kami masih menunggu hasil resmi dari tim labfor yang akan turun sekitar seminggu lagi,” ujar Kasat Reskrim. Dewan Sidak Sementara itu, tragedi ledakan di PT SBS yang merenggut dua nyawa mendapat perhatian DPRD Bengkulu Selatan. BACA JUGA:Perhatian PT SBS Disesalkan Keluarga Iswandi Afindi Senin (24/10/2022) Ketua DPRD BS, Barli Halim, SE dan Komisi II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT SBS. Sidak dilakukan untuk meninjau kondisi pabrik pasca terjadi ledakan “Kami ingin melihat langsung kondisi pabrik dan memastikan aktivitas pabrik seperti apa pascaterjadi ledakan. Kami juga menanyakan ke manajemen perusahaan pemberian jaminan kepada pekerja yang menjadi korban,” kata Ketua DPRD. DPRD meminta PT SBS memberikan hak-hak pekerja yang menjadi korban ledakan. BACA JUGA:BREAKING NEWS: Mesin Pabrik PT SBS di Bengkulu Selatan Meledak, 2 Orang Tewas Jangan sampai hak pekerja tidak diberikan dan dihambat, sebab pemberian hak tersebut wajib berdasarkan Undang-Undang. “Perusahaan wajib bertanggungjawab atas musibah ini. Pekerja yang menjadi korban harus diberikan hak-haknya, jangan sampai dihambat apalagi sampai tidak diberikan. Kami akan mengawal ini. DPRD juga akan mengawal proses pengusutan penyebab ledakan ini oleh pihak kepolisian,” imbuh Ketua Komisi II, Holman, SE. (yoh)Meledaknya Sterilizer Pabrik CPO PT SBS Akibat Human Error?
Selasa 25-10-2022,09:02 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Jumat 10-04-2026,21:11 WIB
Dukung Program Bupati Dalam Optimalisasi DAS, PT SBS Sedia Ratusan Bibit Bambu
Senin 30-03-2026,17:26 WIB
PT SBS Segera Siapkan Skema Beasiswa Anak Kurang Mampu di Bengkulu Selatan
Selasa 06-01-2026,16:19 WIB
Sawit Masih Jadi Andalan Bengkulu Selatan, Bupati Dorong Pupuk dan Investasi CPO
Kamis 09-05-2024,17:14 WIB
PT. SBS di Bengkulu Selatan Digeruduk Ratusan Toke dan Petani Sawit, Ini Tuntutannya
Minggu 31-12-2023,19:38 WIB
Barang Ini Dilarang Keras Diletakan di Jok Motor, Bahaya! Ada Potensi Meledak
Terpopuler
Terkini
Rabu 13-05-2026,13:20 WIB
Malam Ta'aruf MTQ Provinsi ke 37 di Seluma Berjalan Sukses
Selasa 12-05-2026,13:13 WIB
Akses Jalan ke Transmigrasi Tanjung Aur II Memprihatinkan, Guru dan Warga Menjerit
Senin 11-05-2026,10:48 WIB
Rumah Sakit Terlilit Utang, Dodi Martian : Harus Ada Perbaikan Menyeluruh
Minggu 10-05-2026,06:00 WIB
Hari Ini Sejumlah Wilayah di Bengkulu Selatan Mati Lampu, Ini Kata PLN
Sabtu 09-05-2026,12:59 WIB