RASELNEWS.COM – Berbagai cerita unik tentang burung kedasih sering terdengar di kalangan masyarakat Indonesia.
Setiap daerah memiliki cerita unik tersendiri tentang burung Kedasih ini.
Di beberapa daerah burung ini disebut sebagai burung yang menyeramkan karena menjadi pertanda kematian.
Namun ada juga masyarakat yang meyakini jika burung Kedasih ini memiliki ajian pemikat.
BACA JUGA:Waspada Penipuan Berkedok DANA Kaget, Jangan Lakukan Hal Ini Jika Tak Mau Saldo DANA mu Berkurang
Kemungkinan hal ini disebabkan sifat burung Kedasih yang pemalas dan mengharapkan belas kasiah dari burung lain untuk mendapatkan makanan.
Di Sumatera khususnya daerah Bengkulu, Burung Kedasih disebut juga dengan burung cinta kasih.
Burung yang memiliki ukuran badan menyerupai burung Kenari dengan bulu berwarna coklat kekuningan dan ada bintik bintik hitam ini mampu mengundang burung lain datang untuk memberikan makanan.
BACA JUGA:Oknum PNS Tertangkap CCTV Mencuri! Harga Tak Seberapa, Malunya Luar Biasa
BACA JUGA:Cara Mudah Mendapatkan Uang di Instagram, Sambil Tiduranpun Bisa, Begini Caranya
Biasanya tempat burung Kedasih atau burung cinta kasih bertengger selalu ramai burung lain yang ngantre untuk memberikan makanan.
Untuk mengundang kedatangan burung lain, burung Kedasih mengeluarkan suara seperti suara anak burung.
Kemudian selalu mengepak ngepakkan ujung sayapnya sembari membuka mulut agar burung yang datang menyuapkan makanan.
BACA JUGA:Bersiap! Progam Kartu Prakerja Gelombang 62 Dibuka, Ada Saldo DANA Rp 4,2 Juta, Berikut Syaratnya
Nenek monyang orang Bengkulu Jaman dahulu memiliki ramuan minyak pemikat yang diambil dari burung kedasih atau burung cinta kasih.
Dalam bahasa serawai minyak burung kedasih atau burung cinta kasih ini disebut minyak sekuntit, ada juga yang menyebutnya minya segeguri.
BACA JUGA:Demi Kebaikan Masa Depan, 8 Weton Ini Jangan Keluar Malam Satu Suro, Melanggar Bisa Menyesal Seumur Hidup
Biasanya minyak ini akan disimpan di dalam botol oleh para tetua dan tidak akan diberikan sembarangan kepada orang.
Hanya orang yang kesulitan mendapatkan jodohlah yang akan diberikan minyak tersebut.
Konon siapapun yang membawa minyak ini akan menarik perhatian lawan jenis, sehingga terjalin perasaan kasih dan cinta dan pada akhirnya menikah.
BACA JUGA:Buruan Ambil Peluang Saldo DANA Gratis Sampai Rp10 Juta, Caranya Mudah Cukup Upgrade DANA Premium
BACA JUGA:Kemarau, Beras Mahal! Berikut 5 Rekomendasi Beras dengan Harga Terjangkau
Kemudian ada juga cerita berkembang yang menyebutkan minyak burung kedasih atau burung cinta kasih ini juga baik untuk dijadikan pakaian bagi orang yang berbisnis atau berdagang.
Seiring kemajuan jaman, cerita tentang minyak sekuntit atau minyak segeguri ini sudah jarang terdengar.
Karena manusia saat ini lebih percaya pada takdir tuhan, sehingga benda benda seperti minyak sekuntit atau minyak segeguri yang diambil dari burung kedasih atau burung cinta kasih itu hanya diangap sebagai cerita mitos.
BACA JUGA:Asyiiikkk! Belanja COD di Shopee Bisa Cek Dulu Baru Bayar, Berikut Caranya
BACA JUGA:Cara Mudah Menghilangkan Kutu Beras dan Telurnya, Praktis dan Ampuh
Masih berdasarkan cerita berkembang di kalangan masyarakat Serawai, untuk mendapatkan minyak sekuntit atau minyak seguri guri dari burung kedasih tidak mudah.
Ada beberapa bahan dan ritual yang harus dijalani. Tidak semua orang bisa melakukan, selain bahannya yang sulit, konon ada mantra mantranya juga.
BACA JUGA:IRT Bengkulu Selatan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Sumur Sedang Hamil 8 Bulan, Keluarga Curiga
BACA JUGA:Pecinta Mobil Indonesia Wajib Tahu, Toyota Luncurkan Land Hopper, Mobil Sangar Harga Rp 300 Jutaan
Katanya bahan yang digunakan adalah kelapa hijau tunggal (Hanya satu biji dalam satu tandan) kemudian posisi buah kelapa itu mengarah ke arah mata hari terbit.
Cara memetiknyapun juga tidak sembarangan, buah kelapa itu tidak boleh jatuh ke tanah.
Kemudian kelapa itu dikupas menggunakan kayu atau batu, tidak boleh menggunakan besi atau benda keras lainnya.
Kemudian isi kelapa diambil, mengambil isi kelapa ini juga tidak boleh menggunakan besi seperti kukuran, atau mesin pemarut.