Postur tubuh yang baik membuat otot perut bekerja lebih optimal, sehingga lingkar pinggang tampak lebih ramping meski berat badan belum banyak berubah.
Utamakan konsistensi, bukan penurunan instan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa pengencangan tubuh dan penurunan berat badan yang berkelanjutan harus berbasis perubahan gaya hidup, bukan metode detoks atau puasa ekstrem.
BACA JUGA:Kalah Populer Dari Telur Ayam, Ini Manfaat Luar Biasa Telur Bebek bagi Kesehatan
Dalam 7–14 hari dengan pola hidup teratur, asupan gizi seimbang, dan aktivitas fisik rutin, tubuh umumnya sudah terasa lebih ringan dan kencang.
Mengencangkan tubuh setelah liburan pada dasarnya adalah upaya mengembalikan tubuh ke ritme biologis yang sehat.
Jika dilakukan dengan benar, proses ini bukan hanya soal mengecilkan ukuran tubuh, tetapi juga menjadi langkah awal menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan sepanjang tahun. (**)