Hal ini menegaskan arah BMW dalam menjadikan mobil sebagai perangkat teknologi bergerak.
Seiring pembaruan perangkat keras, iX3 turut mengusung BMW Operating System X, sistem operasi yang dirancang khusus untuk era Neue Klasse.
BMW iX3 -istimewa-raselnews.com
Sistem ini mendukung berbagai aplikasi hiburan seperti menonton video, bermain gim, hingga rapat daring saat kendaraan berhenti, serta pembaruan perangkat lunak secara over-the-air (OTA).
Meski begitu, BMW tetap menekankan pengalaman berkendara, sehingga fitur hiburan dirancang agar tidak mengganggu konsentrasi saat mobil melaju.
Pilihan BMW untuk memperkenalkan iX3 terbaru di CES, bukan di pameran otomotif konvensional, mencerminkan perubahan besar dalam pendekatan produk mereka.
BMW kini lebih menyoroti perangkat lunak, kecerdasan buatan, antarmuka, dan ekosistem teknologi, alih-alih hanya membahas tenaga mesin atau akselerasi.
Dengan demikian, BMW iX3 generasi terbaru bukan sekadar SUV listrik, melainkan simbol transformasi terbesar BMW dalam beberapa dekade terakhir.
Kehadiran BMW iX3 di CES 2026 menegaskan bahwa batas antara mobil dan perangkat teknologi semakin kabur.
Melalui Neue Klasse, BMW memasang taruhan besar pada pengalaman digital, sambil tetap berusaha mempertahankan DNA berkendara yang menjadi ciri khas merek tersebut. (**)