RASELNEWS.COM - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan energi tetap aman dan terjaga menjelang periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Di wilayah Bengkulu, langkah antisipatif terus diperkuat guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat selama masa libur Lebaran.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjamin keandalan pasokan sekaligus kelancaran distribusi energi selama Ramadan hingga Idul Fitri.
BACA JUGA:Menjelang Lebaran, Pemkab Bengkulu Selatan Awasi Ketat Distribusi LPG 3 Kg dan Ancang Tindak Pedagang Nakal
“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan agar pasokan energi tetap aman dan distribusinya berjalan lancar di seluruh wilayah kerja,” ujarnya, Selasa (17/3).
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang akan siaga penuh selama periode mudik dan arus balik. Satgas ini bertugas melakukan pemantauan intensif terhadap suplai, ketahanan stok, distribusi energi, serta operasional sarana dan fasilitas di wilayah Sumbagsel.
BACA JUGA:Kantor SAR Bengkulu Siagakan 95 Personel untuk Pengamanan Lebaran 1447 H
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait juga terus diperkuat untuk memastikan penyaluran energi berjalan optimal.
Berdasarkan proyeksi selama masa Satgas, konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series di Bengkulu diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata harian. Sebaliknya, konsumsi gasoil seperti Biosolar dan Dex Series diproyeksikan turun sekitar 22 persen, seiring berkurangnya aktivitas angkutan logistik selama libur Lebaran.
BACA JUGA:Kominfotik Bengkulu dan Komdigi RI Bersinergi Atasi Blank Spot di 40 Desa
Untuk LPG 3 kilogram, konsumsi diprediksi naik sekitar 8 persen, terutama dari sektor rumah tangga. Sementara itu, kebutuhan avtur diperkirakan melonjak hingga 42 persen, sejalan dengan meningkatnya frekuensi penerbangan selama periode mudik.
Dalam rangka memperkuat pasokan, Pertamina juga menambah stok energi di Bengkulu. Untuk gasoline, dilakukan penambahan sebesar 918 kiloliter (KL), sedangkan gasoil ditambah 267 KL. Adapun LPG 3 kg mengalami penambahan pasokan hingga 215 metrik ton (MT) guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM.
BACA JUGA:Antisipasi Bullying, Kadisdikbud Bengkulu Selatan Minta Guru Perkuat Kedekatan dengan Siswa
Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel didukung oleh 10 Terminal BBM, 3 Terminal LPG, 702 SPBU, 882 Pertashop, 57 SPBE, 559 agen LPG, serta 6 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang seluruhnya dalam kondisi operasional.
Tak hanya itu, layanan tambahan juga disiapkan di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama. Fasilitas tersebut meliputi 146 SPBU Siaga, 479 agen LPG Siaga, 8 titik layanan modular, 9 unit motoris, 54 outlet PDS Bright Gas, 6 unit mobile storage, serta 2 unit Serambi MyPertamina.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Tradisi Nuju Likur
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan. Penggunaan BBM berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series turut dianjurkan untuk menjaga performa kendaraan, terutama saat perjalanan mudik dan arus balik. (*)