Harapan Nelayan Pasar Bawah Bakal Terwujud, Pemecah Ombak Segera Dibangun

Kamis 09-04-2026,19:47 WIB
Editor : Sugi Aza Putra

RASELNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung aktivitas masyarakat pesisir.

 

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemda akan membangun breakwater atau pemecah gelombang sepanjang 168 meter guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran akses nelayan.

 

BACA JUGA:Polres Kaur Gelar Asistensi RIM Terpadu, Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pelayanan

 

Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan mengatakan, pembangunan ini difokuskan untuk melindungi jalur keluar masuk perahu nelayan, khususnya dari laut menuju muara yang selama ini rawan terdampak ombak dan pendangkalan.

 

“Breakwater ini kita siapkan untuk memberikan perlindungan bagi nelayan, terutama saat melintasi jalur muara yang kondisinya cukup dinamis,” ujar Iwan.

 

BACA JUGA:Pelayanan SIM Polres Bengkulu Selatan Tetap Buka Jumat dan Sabtu, Tidak Berlakukan WFH

 

Dijelaskannya, proyek tersebut telah dialokasikan dalam APBD tahun 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp1,4 miliar.

 

Pembangunan ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan akibat gelombang tinggi serta memperlancar aktivitas melaut.

 

BACA JUGA:Ninja Sawit yang Ditangkap Warga Ternyata

 

Menurut Iwan, faktor cuaca dan kondisi alam yang sulit diprediksi menjadi salah satu alasan utama pentingnya pembangunan fasilitas ini.

 

Pemerintah daerah, kata dia, berupaya hadir memberikan solusi nyata bagi nelayan.

 

BACA JUGA:Sekda Bengkulu Selatan Gaungkan Program

 

“Kita ingin memastikan nelayan bisa bekerja dengan lebih aman dan nyaman. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir,” tambahnya.

 

BACA JUGA:BKPSDM Bengkulu Selatan Ajukan 90 Formasi CPNS, Antisipasi Kekurangan ASN

 

Tak hanya itu, Dinas PUPR juga akan menjalin koordinasi dengan Dinas Kelautan untuk pengembangan fasilitas pendukung lainnya di kawasan Pantai Pasar Bawah, terutama di wilayah Manna dan Pasar Manna.

 

Ke depan, pemkab berkomitmen untuk terus melengkapi sarana dan prasarana nelayan, termasuk rencana pembangunan fasilitas pendaratan kapal guna mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan.

 

 

BACA JUGA:Kaur Usulkan 165 Formasi CPNS

 

“Semua akan kita sesuaikan dengan kebutuhan nelayan, agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Iwan. (*)

Kategori :