Pickup Identik, Harga Berbeda: Jebakan Harga di Balik Logo Merek

Pickup Identik, Harga Berbeda: Jebakan Harga di Balik Logo Merek

Pickup Identik, Harga Berbeda: Jebakan Harga di Balik Logo Merek-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Industri otomotif global menyimpan satu fakta menarik yang jarang disadari konsumen yaitu banyak mobil pickup yang dijual dengan harga sangat berbeda, padahal secara teknis hampir, bahkan sepenuhnya identik.
Perbedaan harga tersebut sering kali bukan disebabkan oleh mesin, sasis, atau teknologi, melainkan semata karena logo yang terpasang di grille depan.

Melalui kerja sama lintas merek, aliansi global, dan praktik rebranding, sejumlah pabrikan menjual kendaraan “kembar” dengan strategi harga yang sangat kontras.

Berikut deretan pickup identik yang membuktikan bahwa konsumen kerap membayar mahal untuk citra, bukan substansi.

BACA JUGA:Harga Mobil Chery Januari 2026, Termurah Mulai Rp300 Jutaan

1. Isuzu D-Max & Mazda BT-50

Saudara kembar dengan wajah berbeda

Sejak 2020, Mazda BT-50 generasi terbaru sepenuhnya berbasis Isuzu D-Max. Isuzu menyuplai platform, sasis, mesin, hingga rekayasa utama. Mazda hanya mengubah tampilan eksterior dengan bahasa desain KODO serta sentuhan interior khasnya.

Keduanya menggunakan mesin turbodiesel 3.0 liter Isuzu bertenaga 188 hp dan torsi 450 Nm, mesin yang dikenal tangguh dan efisien. Secara mekanis, tidak ada perbedaan berarti. Yang membedakan hanyalah desain dan persepsi merek.

BACA JUGA:Paling Murah, Ini Daftar Mobil Listrik yang Cocok Buat Harian, Salah Satunya BYD Atto 1 Dynamic

2. Peugeot Landtrek & Maxus T60

Pickup Prancis rasa Tiongkok

Peugeot Landtrek sejatinya adalah Maxus T60 yang diberi identitas Peugeot. Keduanya berbagi platform buatan SAIC Motor, dengan sasis, suspensi pegas daun, dan sistem penggerak empat roda yang sama.

Mesin turbodiesel 2.4 liter 163 hp, transmisi manual atau otomatis enam percepatan, serta kapasitas tarik 3.000 kg identik. Perbedaan hanya terlihat pada desain grille dan kualitas material interior yang sedikit lebih halus di Landtrek.

BACA JUGA:Deretan Mobil Baru Chery, Toyota, Honda, AION, Wuling dan Nissan, Desain Canggih Performa Sporty

3. Mercedes-Benz X-Class, Nissan Navara & Renault Alaskan

Trio kembar dari satu fondasi

Ketiganya lahir dari aliansi Renault–Nissan–Mercedes. Mercedes X-Class dibangun di atas platform Nissan Navara, menggunakan mesin diesel 2.3 liter twin-turbo 190 hp yang sama.

Mercedes mencoba membedakan diri lewat interior premium dan suspensi belakang multilink. Namun secara mekanis, ketiganya hampir identik. Perbedaannya? Harga X-Class bisa puluhan ribu euro lebih mahal hanya karena embel-embel bintang tiga.

BACA JUGA:Bocoran Mobil Baru Subaru untuk Indonesia 2026, Sinyal Kuat Hadirnya Outback Generasi Terbaru?

4. Changan Hunter & RAM 1200

Pickup “Amerika” buatan Tiongkok

RAM 1200 sejatinya adalah Changan Hunter yang dipasarkan ulang oleh Stellantis untuk Amerika Latin dan Timur Tengah. Platform, sasis, struktur bodi, hingga interior hampir identik.

Perbedaan mesin justru menjadi ironi: Hunter memakai mesin 2.0 turbo Changan 160 hp, sementara RAM 1200 menggunakan mesin 2.4 liter Mitsubishi 133 hp. Konsumen membayar lebih mahal untuk citra Amerika, bukan teknologi yang lebih unggul.

BACA JUGA:Mobil Listrik Pertama Suzuki Siap Masuk Indonesia, Sekali Cas Tembus 500 Km?

5. Mitsubishi L200 & Fiat Fullback

Rebranding yang gagal total

Fiat Fullback adalah Mitsubishi L200 generasi kelima dengan logo Fiat. Mesin diesel 2.4 liter, sistem 4WD Super Select, sasis, dan suspensi sepenuhnya sama.

Karena tidak menawarkan nilai tambah nyata, Fullback kalah pamor dan dihentikan produksinya pada 2019. Konsumen lebih memilih L200 asli dengan reputasi ketangguhan yang sudah teruji.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Bekas Toyota Avanza, Lengkap Cicilan, DP, dan Tenor Terbaru

6. Nissan Frontier & Mitsubishi L200 (Generasi Mendatang)

Saudara masa depan

Aliansi Renault–Nissan–Mitsubishi membuat Frontier generasi baru (2025–2026) akan menggunakan platform L200. Sasis, suspensi, sistem penggerak, hingga mesin turbodiesel 2.4 liter 200 hp akan sama.

Perbedaannya hanya pada desain eksterior dan strategi pemasaran. Secara teknis, keduanya akan nyaris identik.

BACA JUGA:Cegah Kerusakan, Ini 3 Bagian Mobil yang Tak Boleh Terkena Air Saat Cuci Sendiri di Rumah

7. Toyota Hilux & Toyota Fortuner

Pickup jadi SUV mahal

Toyota Fortuner dibangun langsung di atas platform Hilux. Sasis rangka tangga, mesin diesel 2.8 liter, sistem 4WD, hingga kemampuan off-road sama persis.

Fortuner lebih mahal karena bodi tertutup, interior lebih mewah, dan posisi pasar sebagai SUV keluarga. Namun DNA mekanisnya tetap Hilux.

BACA JUGA:Sedan Mulai Ditinggalkan, Segmen Mobil Rendah Hadapi Era Kemunduran, Penjualan Turun 50 Persen

8. Volkswagen Amarok & Ford Ranger

Kembar pabrik beda karakter

Sejak 2022, Amarok generasi baru sepenuhnya berbasis Ford Ranger T6. Mesin V6 3.0 liter, transmisi otomatis 10 percepatan, sasis, hingga sistem 4WD identik dan dirakit di pabrik yang sama di Afrika Selatan.

Amarok dijual lebih mahal karena citra premium Eropa dan interior yang lebih elegan. Namun kemampuan dan keandalannya sama persis dengan Ranger.

BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Polytron 2026 Varian G3 & G3+, Harga Dibuka dari Rp300 Jutaan

9. Chevrolet Colorado & GMC Canyon

Satu mesin, dua label

Keduanya berbagi platform GM yang sama, mesin identik, dan spesifikasi nyaris serupa. GMC Canyon hanya diposisikan sedikit lebih premium lewat detail desain dan interior.

Perbedaan harga relatif kecil, namun tetap membuktikan strategi segmentasi merek GM untuk produk yang pada dasarnya sama.

BACA JUGA:Pilihan Mobil Bekas Murah untuk Mudik Ramadan dan Lebaran 2026, Kabin Lega, Murah Biaya Perawatan

10. RAM 700 & Fiat Strada

Kembar ekstrem paling jelas

RAM 700 adalah Fiat Strada dengan emblem berbeda. Platform, mesin Firefly 1.3 liter, suspensi, dimensi, dan kapasitas muatan sepenuhnya identik.

Perbedaan hanya pada desain grille dan sedikit sentuhan interior. Konsumen yang cerdas memilih Strada karena menawarkan performa sama tanpa harga premium.

BACA JUGA:Harga dan Spesifikasi Mitsubishi Destinator Terbaru 2026, Mobil SUV dengan Mobilitas Modern

Kesimpulan

Logo Bisa Mahal, Mekanika Tetap Sama

Fenomena pickup kembar ini membuktikan bahwa harga tidak selalu mencerminkan kualitas teknis. Dalam banyak kasus, konsumen membayar mahal untuk citra merek, bukan keunggulan mekanis.

Memahami asal-usul platform dan aliansi pabrikan menjadi kunci agar tidak terjebak “jebakan harga”. Di balik logo berbeda, sering kali tersembunyi kendaraan yang sesungguhnya sama. (*)

Sumber: dikutip dari berbagai sumber

Berita Terkait