Dewan Minta Dinas Dukcapil Berbenah

Dewan Minta Dinas Dukcapil Berbenah

TAIS - Anggota Komisi III DPRD Seluma, Tenno Heika, S.Sos, MM mengatakan bahwa pembuatan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) di Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Seluma tidaklah gratis. Tetapi dibayar dengan mahal oleh warga yang mengajukan permohonan pembuatan Adminduk, baik KK/KTP/KIA dan lainnya.

"Kalau pembuatan KK, KTP atau KIA dan lainnya memang gratis. Tapi biaya mau ke Capil itu yang mahal,"ujar Tenno.

Diuraikan Tenno, dari keluhan masyarakat yang pernah disampaikan. Jika ingin mengurus dokumen kependudukan tidak cukup dengan waktu sehari, bahkan sampai berhari-hari. Barulah KTP/KK/KIA tersebut didapatkan. "Bayangkan kalau sekali pergi memakan biaya Rp 25 ribu. Kalau sampai empat kali, sudah berapa coba biayanya," tegasnya lagi.

Menyikapi ini lanjut Tenno, perlu ada intropeksi diri dari Disdukcapil Seluma. Apa penyebab kesalahan dalam pembuatan dokumen kependudukan ini. Apakah Human eror atau kesalahan server. "Ini harus segera disikapi. Kasian masyarakat yang sampai berulang mendatangi Capil hanya untuk mengurus KK atau KTP," tegasnya.

Terkait banyaknya keluhan data kependudukan tidak online lanjut Tenno, Disdukcapil jangan hanya menyalahkan Dirjen. Tetapi harus juga melihat di intern Disdukcapil Seluma. Apakah SDM atau memang peralatan yang membuat kendala. "Kalau peralatan yang memang menjadi kendala, maka usulkan untuk pergantian. Jika SDM, maka bupati harus mencari orang yang tepat untuk ditempatkan di Disdukcapil Seluma," pungkasnya. (rwf)

Sumber: