Cuaca Buruk, Nelayan Berhenti Melaut

Cuaca Buruk, Nelayan Berhenti Melaut

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi di perairan Samudera Hindia dalam sepekan terakhir, membuat ratusan nelayan berhenti melaut terutama nelayan di Pantai Mengkudum Kecamatan Pino Raya berhenti sementara melaut.

Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama nelayan berhenti melaut sementara waktu. “Sementara ini, kami memilih libur dulu melaut. Cuaca sedang tidak bersahabat,” terang Kardi (50) salah seorang nelayan Mengkudum yang ditemui Rasel Rabu (2/2).

Banyaknya nelayan yang sementara melibur, berdampak pada pasokan ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mengkudum. Hal ini tentu berimbas pada kenaikkan harga ikan sekaligus udang. Sementara permintaan masih tetap banyak dan cenderung meningkat.

“Kalau cuaca bagus dan kami (nelayan) semuanya melaut. Per hari itu, lebih dari satu ton ikan yang dilelang di sini. Tapi sekarang, lihatlah aktivitas TPI sangat sepi. Bahkan, calon pembelipun banyak yang putar baik,” kata Kardi.

Senada dikatakan Mu’i (48) nelayan lainnya. Akibat cuaca buruk tersebut, penghasilan nelayan berkurang drastis. “Ibarat pemain bola, kalau cuaca buruk seperti ini, nelayan seperti patah kaki. Tapi mau bagaimana lagi, kondisi alam memang tidak bisa disesalkan,” ungkapnya. (rzn)

Sumber: