Perjalanan Ide

Perjalanan Ide

PERJALANAN sebuah ide, di bidang bisnis, sering hanya sampai di persimpangan jalan. Kenyataan ternyata sering tidak sesuai dengan yang dipikirkan –meski sudah lewat kajian yang mendalam. Emosilah yang mendorong lahirnya sebuah ide.

Maka, kadang, emosi lebih dominan dalam mengkaji asumsi. Sebuah ide baru yang gagal sering juga memicu ide lanjutan –meski yang lebih sering memicu frustrasi. Tergantung jenis orangnya. Scott Painter bukan jenis yang mudah menyerah. Kalau tahun ini Painter menjadi terkenal, itu ide lanjutannya: model baru persewaan mobil.

Ide itu lahir setelah ia muter-muter lama di jalan buntu. Sambil menghabiskan bensin sia-sia. Sebenarnya tidak sepenuhnya bensin itu sia-sia. Itulah biaya yang tanpanya tidak akan sampai ke ide lanjutan: Painter membuat perusahaan persewaan mobil. Khusus mobil listrik. Hanya di California. Nama perusahaannya: Autonomy.

Dasar pemikirannya sederhana: banyak sekali orang ingin membeli mobil listrik. Tapi ragu. Khas keraguan menghadapi pilihan baru. Keraguan seperti itu tidak muncul pada orang yang akan membeli mobil bensin. Satu-satunya keraguan dalam membeli mobil bensin hanyalah: uangnya cukup atau tidak. Kalau pun kurang-kurang sedikit biasanya kalah dengan emosi.

Maka Autonomy menyediakan layanan ini: coba dulu mobil listrik. Sewa saja. Bulanan. Minimal tiga bulan. Satu bulan sekitar Rp 8 juta. Murah sekali –untuk ukuran Amerika. Kalau masih perlu mencoba lebih lama sewa lagi bulanan.

Sukses. Autonomy awalnya hanya membeli 100 buah Tesla. Model 3. Laris. Lalu membeli lagi 200 mobil Tesla per bulan. Termasuk Model Y. Kini Autonomy ancang-ancang membeli 23.000 mobil listrik. Tiap minggu akan datang 2.000 unit. Tidak lagi hanya Tesla. Pun Lucid, Ford, Polestar, Canoo, dan Rivian.

Tentu perusahaan rental lainnya juga menyediakan mobil listrik. Tapi hanya sebagai variasi armada. Sedang Autonomy bermaksud lebih khusus bagi orang yang masih ragu membeli mobil listrik. Keputusan akhir pada konsumen.

Kelihatannya, ide terbaru Painter ini lebih bisa jalan. Setidaknya lebih baik dari beberapa ide sebelumnya. Apalagi dibanding ide pertamanya. Yang bakar uang. Tidak tahu kapan padamnya.

Painter kelahiran Seattle, negara bagian Washington. Ia tumbuh remaja di kota kecil dekat Sacramento, California. Setamat SMA ia masuk sekolah militer. Ia menjalani pendidikan militer di West Point. Khusus bidang strategi militer dan engineering system.

Dari situ Painter kuliah di Universitas Berkeley: mendalami political economy. Perusahaan pertama yang ia dirikan bernama Zac.Com. Sebuah start up. Bidangnya penyediaan Apps untuk persewaan mobil. Pengguna apps bisa memilih persewaan mobil paling murah dan baik. Sewa mobil memang jadi kebiasaan umum di Amerika.

Konsumennya luas sekali. Dengan apps itu konsumen tidak perlu menelepon satu per satu perusahaan persewaan. Lalu membanding-bandingkannya. Kelihatan, awalnya, ide itu cemerlang. Painter bisa dapat dana dari dua perusahaan keuangan. Capital One saja menyuntik sekitar Rp 100 miliar.

Wusss wuuusss wuusss. Ternyata tidak jalan. Itu tahun 2005. Tiga tahun kemudian Painter mendirikan perusahaan baru: TrueCar. Dimasukkan pula ke kategori perusahaan teknologi. TrueCar merambah ke apps yang bisa membandingkan harga mobil di agen-agen seluruh Amerika. Hasilnya: TrueCar digugat para dealer mobil. Dianggap merugikan. Banyak harga yang tertera di apps itu tidak cocok.

TrueCar sibuk melayani gugatan. Termasuk dari berbagai pemerintah negara bagian. Perhitungan pajak di TrueCar dianggap tidak cocok dengan sistem perpajakan di beberapa negara bagian.

Perusahaan itu mengalami kerugian besar. Tiap tahun. Muncul ide baru. Menggabungkan Zac.Com dengan TrueCar. Bakar uang lagi. Tahun 2015 mengambil alih Yahoo.Car. Bakar uangnya jalan terus. Tahun 2019 rugi sekitar Rp 1 triliun. Padahal equity perusahaan hanya sekitar Rp 800 miliar.

Januari lalu muncul ide terbaru. Persewaan mobil listrik sebagai transisi bagi orang yang masih ragu membeli mobil listrik. Painter menangkap perasaan banyak orang yang lagi bimbang: beli mobil listrik atau mobil bensin lagi. Itulah Autonomy. Kategorinya juga perusahaan teknologi.

Ini mirip dengan keraguan orang: apakah tetap pakai listrik PLN atau pasang solar cell. Keraguan itu di dua hal: apakah solar cell itu andal dan apakah bisa lebih menghemat. Maka di Indonesia lahir perusahaan penyedia solar cell. Ia yang membiayai pembelian dan pemasangannya. Juga pemeliharaannya. Pemilik bangunan membayar listrik ke perusahaan start up tersebut. Harganya 10 persen lebih murah dari harga listrik PLN.

 Tentu hanya pabrik-pabrik besar yang mau masuk sistem itu. Yang punya atap luas. Yang bayar listrik ke PLN-nya dalam jumlah besar. Menghemat listrik 10 persen terasa besar. Perusahaan start up seperti itu belum akan bisa masuk ke rumah tangga. Tarif listrik PLN di rumah tangga sangat rendah. Pun setelah dinaikkan baru-baru ini. Start up sehebat apapun tidak akan bisa menawarkan tarif lebih murah dari PLN. Sama pun tidak bisa. Harus lebih mahal yang amat sangat.

Dengan model itu banyak pabrik yang mulai menggunakan solar cell. Yang penting mulai terbiasa. Sama-sama bisa belajar: produsen dan konsumennya. Start up seperti itu penting meski diri mereka sendiri harus terus-menerus membakar uang. Mereka harus pintar cari sumber dana. Terutama harus pintar meyakinkan mereka. Toh bisa ditawarkan exit strateginya: IPO di ujung sana.

 Karena itu masuk ke kategori perusahaan teknologi jadi pilihan. Itulah yang laku di pasar uang. Isinya boleh apa saja. Persewaan atau pun atap. Yang penting dibungkus teknologi. Kali ini bungkus lebih penting dari isi. (Dahlan Iskan)

 

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan

berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung

komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Sheren Pawitandirogo

 

Jimmy Marta

Jari mengepal tangan diangkat kedepan lalu teriak serentak, luarbiasa..!. Itulah sapaan

wajib yg harus dilontarkan tiap pertemuan para leader dan linknya. Luar biasa..! Iya itulah

kata motivasi para motivator. Sy pernah ada disuasana itu. Bukan anggota. Logika sy gk

pernah bisa masuk ke mlm itu. Sulit ikut mimpi dg bisnis ala ponzi ini. Bagaimana coba,

para leader itu 'rezekinya' jelas dari link bawahnya. Terus yg bawah itu dapatnya dari link

 

dibawahnya lg. Kan pasti ada titik jenuhnya. Rekrutan pasti akan seret. Saat itu lah semua

mulai tersadar. Impian ambyar. MLM bubar..

Jimmy Marta

Bagaimana untuk bisa menjadi motivator?. Memprospek kata lain mempresentasikan untuk

meyakinkan orang lain. Itu kata yg dipakai lembaga mlm dan asuransi. Untuk mengajak

seseorang atau orang lain bergabung. Jika anda tertarik, anda ikut baik sebagai anggota

atau hanya peserta. Coba perhatikan bgmn mereka meyakinkan kita. Lidah manis penuh

rayuan. Disamping lancar bicara, mereka pasti juga menguasai produk jualan. Itupun

belum cukup.. Untuk bisa meyakinkan seseorang anda juga perlu performance.

Goodlooking face dan berpakaian rapi dan percaya diri. Hal2 inilah yg salahsatunya bisa

dijadikan modal untuk menjadi motivator Itulah salah satu jalan menjadi motivator.

Kang Sabarikhlas

tiap baca kasus ini, juga kasus 'dor to dor' tetap saja kecewa dan jengkel, kok bisa jadi

rumit... saya usul Abah menulis tentang Alib ba ta gitaris freestyle asal Ponorogo yg

'misterius' keberadaannya, mungkin bisa minta bantuan paguyuban pawitandirogo. saya

yakin bila Alib ba ta bermain gitar di podcast disway pasti booming, mungkin bisa melebihi

podcast deni d. pun dedi c. maaf kalau ada salah kata... duh..kok rumit..

thamrindahlan

Saya lebih tertarik singkatan Pawitandirogo. .Bagus juga singkatan itu. Seperti nama

sebuah marga.. Anda sudah tahu singkatan Pujakesuma. Ada lagi singkatan PSSI di pimpin

Mantan Wapres RI 2 Kali Yusuf Kalla.. Persatuan Sumando Seluruh Indonesia. Berkantor di

Tanjung Bonai Lintau Batusangkar Kabupaten Tanah Datar Sumbar.. Saya lagi mencari

singkatan tanah kelahiran Tempino Bajubang Kenaliasam Jambi. Anda bisa bantu. ? Atau

minta tolong ke Sheren Pawitandirogo.sang Misteri. Salamsalaman.

rid kc

Bahas kasus brigader J aja pak DI. Kasus ini semakin tidak jelas. Simpang siur. Jika

dibandingkan dengan penembakan istri TNI di Semarang itu tersangkanya dalam jangka 2

hari langsung ditemukan dan memang betul tersangkanya suaminya sendiri yang

meninggal karena bunuh diri. Kasus kematian brigadir J sudah hampir 1 bulan belum ada

tersangkanya dan penjelasan Polri mbulet aja padahal masyarakat udah paham. Hasil

otopsi kedua pun masih belum dibuka didepan umum. Ada apa gerangan. Slogan polri

presisi bisa diselewengkan menjadi Polri cari posisi.

Lukman bin Saleh

Itulah sebabnya sy sedih ketika melihat teman2 sesama Muslim meremehkan arti harta.

Terdengar d ceramah2, khutbah2, kajian2. Seolah harta itu sesuatu yg hina. Tdk pantas d

kejar sedemikian rupa. Seolah harta itu hanya urusan dunia. Harta tidak ada kaitannya dg

akhirat. Lihatlah contoh ini. Krn kekurangan harta. Kita tdk bisa memberikan penghidupan

yg layak bagi anak2 kita. Tdk bisa memberikan pendidikan yg layak bagi anak2 kita.

Hingga d lakukan oleh orang lain. Dan apa yg terjadi? Kekurangan harta itu bukan sj

membuat sulit kehidupan dunia Sheren. Tapi lebih2 lagi akhiratnya. Dan ini hanya contoh

kecil sj. Yg seperti Sheren ini tidak sedikit jumlahnya. Beratus2, beribu2...

JIM vsp

Pasti Anda sudah tahu, PAWITANDIROGO punya hubungan bilateral dengan PORTUGAL

(POnoRogo, TUlung Agung, TrengGALek) , salam

 

Teguh Wibowo

Pawitandirogo : Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Ponorogo. Subosukawonosraten :

Surakarta, Boyolali, Sukoharjao, Wonogiri, Sragen & Klaten. Biasa juga diplesetkan menjadi

"Subokawonosraten Su..!!"

Jokosp Sp

Ya.......... pagi ini lebih bisa menikmati tulisan Om Bagus Aryo dan Pak Pry dibanding

membaca tulisan Abah. Mohon dimaafken.

bagus aryo sutikno

Al kisah, si Rukinem diterima jadi sekretaris di kantor pak Rudy. Gajinya 4jt per bulan.

Cukupan u hidup di Surabaya tapi berat u harga skincare dia. Akhirnya bulan ke-2 si-Inem

menemui pak Rudy sang Direktur. Di depan p Rudy si-Inem bilang, "Boss, 1 kancing akan

saya lepas kalau gajiku bulan ini naik 100rb". Murah banget, pikir p Rudy. " Okey,

"jawabnya. Si Inem bilang lagi, " Naik 200rb kalau kancing ke-2 kulepas", "Monggo" Jawab

p Rudy dengan sumringah. Pada kancing ke-2 tuch bra dah menyembul sodara2. "Naik

500rb ya Boss, bra ini aku lepas..!! " "Siappp..! " Jawab mantap P Rudy. OK terima kasih

Boss'ku atas kenaikan 500rb gaji saya", Ujar si Inem sambil menyanpirkan bra di

pundaknyi. "Saya pamit". " Nanti dulu Inem..!! Kancingkan kembali baju dan itu'mu..!!

Jangan begitu ngeloyor keluar kantor saya..!! "Panik p Rudy. " Ahh tenang saya ndakk apa2

kok pak nggak terkancing blues saya" Jawab Inem kalem manja. Dia melangkah menuju

pintu keluar. "Apa maumu, Inem!! " Kata pak Rudy. "Gaji 8 juta ya Boss blm termasuk

akomodasi. Gimana.. Boss'ku..?? " Okey.. ' Jawab p Rudy lemas. Inem pun merapikan

melon dan bajunya. Melangkah keluar kantor dengan mantap. #hidup sheren.

Jimmy Marta

Seperti juga dalam ktp. Kolom agama itu hampir selalu ada pd form isian. Sy memaknai

nya biasa saja. Sarat belaka. Karena negara mengakui keberadaan agama. Menurut sy itu.

ong budiman

Baru pulang dr PMI kramat,canggih. 2 bulan lalu msh isi kertas manual seperti tahun2

seblmny.skrg pakai aplikasi,QR.dibantu petugas...ada isian kolom AGAMA....harus

diisi...saya katakan mau komplain harusny PMI untuk segala bangsa ,lupakan

agama,hilangkan itu.petugas hanya terdiam.pulang ,baca artikel disway ...ada sentuh

agama pula.....kenapa ya indonesia semangat SUMPAH PEMUDA luntur sptny...msh ada ga

nih ke Indonesiaan klo kotak2 trus dibentuk oleh kita sendiri

bagus aryo sutikno

Kisah p Julianto mengingatkan saya pada kisah epic Yusuf dan Julekho. Rayuan Julekho

tidak mampu meruntuhkan iman si Yusuf. Baju Yusuf yg robek tidak mampu memenangi

kenenaran. Namun Yusuf justru rela dipenjara walau dirinya yg benar. Sikap yg justru

membuat Julekho kian ambuarr diremok rindu mendendam. Apapun endingnya, berkat si

Sheren sekolah teruntuk yatim piatu itu hilang marwahnya. Selamat ya Sheren, kamu

hebat.

Pryadi Satriana

Ngoyoworo. Tahu tidak objektif kok terus nulis. Isinya sekadar 'ghibah'. Mengeluarkan

'angan2 ngawur'. Nggladrah. Nyinggung Sheren pindah agama. Ndhak terkait kasus.

Apalagi ada 'statement' sampai lulus tetap shalat berjamaah. Abah sdh provokasi.

Perpindahan agama itu ngapain disebutkan? Gak relevan! Islam mengajarkan tak ada

paksaan dalam beragama. Tapi yg meninggalkan Islam dibenci & dimusuhi. Ada yg

 

diperkusi. Aneh, tapi nyata. Padahal nabi pun sekadar pemberi peringatan. Keyakinan

terserah masing2. Tanggung jawab masing2. Apa sih yg mau disampaikan Abah dlm tulisan

hari ini? Sheren? Kasusnya? Paguyuban? (kok jadi bagian judul?). Mikir dulu yg bener yg

mau ditulis apa, biar gak ghibah dan nggladrah. Jaga marwah, Bah. Sehat selalu. Salam.

Rahayu.

herry isnurdono

Abah DI menulis lagi kekerasan seksual di Batu. Ampun. Tolong sabar, tunggu vonnis

pengadilan. Hakim akan memutuskan. Jaksa sudah menuntut 15 tahun. Perkiraan hakim

akan memutuskan 10 tahun. Lihat wawancara podcast Deddy Couldbouzer. Sudah dibahas

korban2 yang mengalaminya. Abah DI masih kelihatan 'membela' terdakwa. Kenapa Abah

DI tidak mewancarai korban2 lainnya. Katanya bottom side. Yang ditampilkan ibu jaga

asrama merangkap guru. Abah DI mengakui tidak mengikuti jalannya sidang. Tidak tahu

kapan terjadinya hubungan sexual terkadi. Dan tidak mau tahu. Pembaca juga sudah tahu

koq, Abah DI membela siapa. Andapun sudah tahu. Kasihan para korban...........

Gianto Kwee

Semoga akhir dari kasus Sheren Vs Julianto "Both Side Win" karena ada kepentingan yang

lebih besar, yaitu "Selamat Pagi Indonesia" tetap eksis dan makin besar. Mohon kesedian

Bung Pry dan Bung Johannes Kitono untuk jadi juru damai, anda berdua Pantas dan Layak

mengemban tugas ini ! Salam

Johannes Kitono

Kehidupan di Asrama selalu penuh dengan suka duka. Harus hidup disiplin itu sengsara

bagi anak yang biasa di manja.Kebetulan punya pengalaman 9 tahun tinggal di Asrama

Bruder Singkawang yang diasuh oleh Bruder Katolik ordo MTB dari Belanda. Dan asrama ini

didirikan tahun 1924 dan masih eksis sampai hari ini ( 2022 ). Tidak pernah terdengar ada

kasus pelecehan seksual atau sodomi biarpun penghuninya 80 orang dan semuanya laki

laki. Dengan rentang usia penghuni dari kelas 1 SD sampai SMP perundungan dan hukum

rimba pasti ada. Dan jatah sayur anak asrama selalu jadi masalah, terlebih lebih saat koki

kalah main judi cheki. Tentu harus korupsi uang makan anak asrama. Terjadilah Perang

Ekonomi ala Napoleon Bonaparte, boikot belanja di warung kue milik sang koki. Bagi yang

ingin tahu bagaimana anak asrama bisa main Jelangkung yang di awasi bruder Belanda

tentu ada kiatnya.Bagaimana membagi sebutir telur asin yang adil supaya dapat yang

banyak kuning telurnya, juga ada cerita.Kriminalitas paling besar diasrama adalah

tertangkap mencuri uang atau tertangkap saat main judi. Dan hukumannya harus exit dan

dideportasi kerumah ortunya.Maaf juragan Disway mau numpang promo.Buku Suka Duka

Hidup di Asrama ( SDHA ) sudah dicetak 2 kali oleh Gramedia. Harganya Rp.50 ribu untuk

pengganti ongkos cetak tidak termasuk ongkir dari Jakarta. Untuk P Pry sesuai janji tentu

dapat free berikut ongkirnya. Bagi teman teman yang berminat baca buku SDHA silahkan

email alamat ke [email protected]

Sumber: dahlan iskan