Harga Migor Turun, Termurah Rp 19 Ribu

Harga Migor Turun, Termurah Rp 19 Ribu

TURUN : Karyawati Indomaret menunjukkan kemasan migor yang mengalami penurunan harga-rezan okto wesa-raselnews.com

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Harga minyak goreng (migor) di pasaran Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) berangsur turun sejak sebulan terakhir. Terbaru, harga migor yang dijual di gerai modern seperti Alfamart dan Indomaret sudah menyentuh Rp 19 ribu per liter untuk kualitas sedang. Sementara harga tertinggi per liternya masih di kisaran Rp 26 ribu.

Muhammad Danang Putra (26), karyawan Alfamart Jalan Letnan Jahidin Kecamatan Pasar Manna, mengaku penurunan harga migor lantaran stok di gudang semakin bertambah. Per hari, gerainya mendapatkan suplai minyak lebih dari 20 dus.

“Stok mulai normal kembali, per dus itu ada 12 liter migor. Nah kami biasanya per hari dapat kiriman migor lebih dari 20 dus. Peningkatan stok ini juga dibarengi dengan mulai menurunnya harga migor,” ujarnya kepada Rasel, kemarin (2/8).

Untuk migor merk sania misalnya, saat ini harganya hanya Rp 19 ribu per liter, dari sebelumnya mencapai Rp 23 ribu per liter. Kemudian merk filma, per liternya seharga Rp 20 ribu. “Yang masih tinggi itu merk sunco, per liternya Rp 26 ribu. Kalau kemasan dua liter seharga Rp 53.500,” beber Danang seraya menunjukkan berbagai kemasan migor yang tersedia di gudang.

Selain itu, sambung Danang, manejemen Alfamart juga tidak lagi membatasi penjualan migor kepada konsumen. Setiap warga dibolehkan membeli migor dengan jumlah banyak.

“Dulu waktu migor langka, paling satu orang itu maksimal beli satu liter. Ini ketetapan langsung dari manajemen pusat. Sekarang aturan ini tak lagi diterapkan, bebas beli dengan jumlah banyak atau sesuai kebutuhan,” paparnya.

Tak hanya di Alfamart, di gerai modern Indomaret harga migor juga terpantau mulai turun. Harga migor tertinggi ditetapkan Rp 25 ribu per liter. Sementara terendah Rp 19 ribu.

“Penurunan harga sekitar Rp 2-4 ribu per merk. Harga disesuaikan dengan kualitas dan jumlah minyak dalam kemasan. Namun khusus di gerai kami ini, hanya menjual migor kemasan satu dan dua liter saja,” ujar Nanda Putri (20) karyawati Indomaret Pasar Ampera Manna.

Untuk penjualan migor, Nanda mengaku per hari bisa menghabiskan lebih dari enam dus migor setiap merk. Angka penjualan diklaim mengalami peningkatan dari beberapa bulan lalu yang per harinya hanya tembus 2-3 dus saja.

“Kami biasanya juga menerapkan diskon harga untuk bulan tertentu. Seperti bulan Agustus ini, akan ada lagi diskon dan promo harga lantaran bulan kemerdekaan,” tuturnya. (rzn)

 

Sumber: