Rutan Sering Banjir, Kanwil Kemkum HAM Temui Bupati

Rutan Sering Banjir, Kanwil Kemkum HAM Temui Bupati

AUDIENSI : Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menerima audiensi rombongan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu-Wawan Suryadi-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Bupati BS Gusnan Mulyadi siang kemarin (6/9) menerima kedatangan rombongan dari Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Bengkulu.

Kedatangan mereka ini selain silaturrahmi, juga untuk membahas terkait permasalahan banjir yang sering terjadi di wilayah Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Manna yang sering banjir disaat hujan tiba.

Hadir langsung pada kunjungan itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Bengkulu Erfan, SH, MH didampingi Kepala Rutan Kelas II B Manna Sri Harmowo Suliaraso, Bc.Ip, SH.

BACA JUGA:Jalan Depan Rutan Manna Jadi “Danau”, Wabup: Tidak Bisa Lagi Pakai Prinsip ‘Madak Pulau’

Pada penyampaian didepan Bupati BS, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Erfan, SH, MH mengatakan, keprihatinan terhadap warga binaan yang berada di dalam Rutan Kelas II B Manna membuat pihaknya datang dan berkunjung sekaligus beraudiensi bersama Bupati. Hal ini guna mencari pemecahan dan solusi bersama dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Saya mendapat laporan dari Kepala Rutan Manna yang melaporkan bahwa Rutan kita tergenang air akibat banjir. Oleh sebab itu kami datang kesini untuk mengecek langsung kondisi di Rutan dan kami harap ini akan ada solusi bersama untuk mengatasi hal tersebut," kata Erfan saat bertemu dengan Bupati Gusnan Mulyadi di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati BS.

BACA JUGA:Rutan Manna Kebanjiran, Seluruh Blok Terendam

Terpisah, Bupati BS Gusnan Mulyadi mengakui, memang kondisi letak geografis Rutan Kelas II B Manna berada di wilayah cekungan. Hal itu yang membuatnya sering kali mengalami banjir pada saat musim penghujan. Banjir tersebut mengakibatkan kondisi yang sangat memprihatinkan bagi warga binaan Rutan. Karena, pada saat banjir air bisa masuk ke Rutan hingga mencapai setengah meter.

"Permasalahan banjir ini memang sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini. Hal ini diakibatkan karena jalur drainase yang kurang baik. Tetapi di tahun ini sedang dikerjakan proyek untuk mengatasi hal tersebut. Kalaupun ada kendala di lapangan terkait dengan masyarakat sekitar, itu akan kita cari titik temunya di lapangan," terang Gusnan. (one)

Sumber: bupati bengkulu selatan