Hanya Modal Ban Dalam , 2 Warga Seginim Terjebak Banjir Berhasil Dievakuasi

Hanya Modal Ban Dalam , 2 Warga Seginim Terjebak Banjir Berhasil Dievakuasi

Jumaini dan cucunya, Madan saat berada di rumah kades-istimewa-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - 2 Warga Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan yang terjebak banjir karena meluapkan Sungai Air Nipis Minggu (22/1/2023) sore akhirnya berhasil dievakuasi.

Warga tersebut yakni Jumaini (70) dan cucunya, Madan (8). Keduanya warga Desa Padang Lebar, Kecamatan Seginim. 

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Warga Seginim Terjebak Banjir, BPBD Bengkulu Selatan Terjunkan Perahu

Evakuasi Jumaini dan Madan berlangsung dramastis. Sebab, penyelamatan hanya menggunakan ban dalam mobil.

Arus sungai yang deras, membuat proses evakuasi membutuhkan tenaga ekstra.

BACA JUGA:Bukan 15 Bulan, Masa Kerja PPK dan PPS di Pemilu 2024 Ternyata..

Namun berkat kekompakan warga Desa Babatan Ilir dan Babatan Ulu, Jumaini dan Madan berhasil diselamatkan.

"Ayah korban (Madan) yang langsung turun. Jadi evakuasinya satu-satu. Pertama Madan. Setelah menepi, barulah ibunya (Jumaini) yang berhasil diselamatkan," ujar Wadimin, warga Babatan Ilir, Kecamatan Seginim.

BACA JUGA:Giliran Puluhan Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Datangi KPU Bengkulu Selatan

Di mana BPBD Bengkulu Selatan? "Pas BPBD sampai, kedua korban sudah di rumah pak kades. Sudah dievakuasi," jawab Wadimin.

Menurut Wadimin, Jumaini dan Madan terjebak di pulau kecil di tengah sungai usai beraktivitas di kebunnya di wilayah ataran Lebong. 

BACA JUGA:Ingatkan ASN Tidak Berpolitik Praktis, Sekda: Hati-hati Jangan Rugikan Karir

Evakuasi berhasil dilakukan setelah kurang lebih 40 menit keduanya berada di pulau. "Yang terjebak. Maju tidak bisa, mundur juga tidak bisa.

Jembatan tidak ada. Karena memang harus nyeberang sungai kalau mau ke seberang" cerita Wadimin.

Sumber: