Mulai Agustus, Beli LPG 3 Kilogram di Bengkulu Selatan Wajib Mypertamina, PNS, TNI/Polri Gigit Jari

Mulai Agustus, Beli LPG 3 Kilogram di Bengkulu Selatan Wajib Mypertamina, PNS, TNI/Polri Gigit Jari

Pasokan Gas LPG 3 Kg Bengkulu Selatan mulai berkurang-rezan-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM  - Penggunaan gas LPG 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten BENGKULU SELATAN tepat sasaran segera diberlakukan di Kabupaten Selatan.

Bahkan, per Agustus 2023, PT. Pertamina Perwakilan Bengkulu bakal melakukan sosialisasi dan arahan kepada seluruh agen dan sub agen LPG di BS terkait penggunaan aplikasi Mypertamina berbasis online.

BACA JUGA:Gas LPG 3 Kilogram di Bengkulu Selatan Kembali Langka, Katanya Pasokan Normal, Kok Bisa Masyarakat Kesulitan

Seluruh warga yang diprioritaskan mendapatkan gas LPG 3 Kg wajib daftar aplikasi tersebut dan memenuhi semua berkas yang dibutuhkan.

“Sekarang gas LPG memang sedang langka. Kami tidak tahu apa yang menyebabkan, karena kondisi ini berlangsung tiba-tiba dan stok gas menjadi berkurang.

Namun, tanggal 2 Agustus mendatang kami (sub agen) akan diminta mengikuti sosialisasi penggunaan Mypertamina bright gas di Gedung Pemuda Bengkulu Selatan guna memaksimalkan penyaluran LPG,” ujar Sub Agen LPG Kelurahan Kampung Baru, Maryanto (50).

BACA JUGA:LPG 3 Kilogram di Bengkulu Selatan Sempat Langka, Ini Keterangan Pertamina

Diakui Maryanto, sejak sepekan terakhir memang ada penurunan jumlah gas bersubsidi tersebut yang dikirim oleh agen di Bengkulu Selatan.

Contohnya, di gudang miliknya tersedia sebanyak 70 buah tabung kosong.

Namun, setiap pengiriman hanya diberikan 60 tabung saja oleh agen penyalur. Hal itulah dinilai bisa memicu kelangkaan gas lantaran kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi.

“Makanya sekarang kami diminta oleh agen untuk mendata semua pelanggan dengan memperlihatkan KTP dan KK.

BACA JUGA:Gas LPG 3 Kilogram Langka di Bengkulu Selatan, Masyarakat Kota Manna Berharap Pasokan Segera Datang

Pelanggan yang di KK-nya ada PNS, TNI maupun Polri tidak bisa dilayani. Karena LPG itu khusus masyarakat kurang mampu,” lanjutnya.

Akan tetapi, fakta di lapangan para sub agen kerap kesulitan melakukan pendataan dan meminta pelanggan menunjukkan KTP ketika ingin beli LPG.

Sumber: