Desa Terunik di Indonesia, Tanpa Daratan, Berada Di Tengah Danau Melintang, Menawarkan Pemandangan Nan Indah

Desa Terunik di Indonesia, Tanpa Daratan, Berada Di Tengah Danau Melintang, Menawarkan Pemandangan Nan Indah

DESA UNIK: Desa unik di indonesia tanpa daratan Desa Muara Enggelam namanya-istimewa-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Indonesia benar benar kaya akan keunikan dan keberagaman. Salah satu diantaranya adalah desa terunik di Indonesia.

Desa terunik itu berada bernama Desa Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Desa Muara Enggelam disebut sebagai salah satu desa terunik di Indonesia karena tidak memiliki daratan sama sekali. Desa itu berada di tengah tengah Danau melintang.

BACA JUGA:Maladewa Negara Makmur Di Tengah Laut, Dikelilingi Pantai Yang Indah, Cocok Untuk Tempat Berlibur

Desa Muara Enggelam dihuni 180 kepala keluarga lebih. Sumber perekonomian masyarakat di desa itu adalah menjual hasil olahan ikan air tawar. Diantaranya olahan ikan gabus dan ikan toman yang paling terkenal.

Ada yang dijadikan ikan asap dan ada juga ikan asin.

Karena letaknya di atas air, tidak ada bangunan di desa itu yang terbuat dari semen.

Sehari-hari, masyarakat desa Muara Enggelam menggunakan bahasa suku Kutai karena rata-rata penduduknya berasal dari Kutai.

BACA JUGA:5 HP Xiaomi Mid-Range Terbaik Seperti Flagship, Iphone dan Samsung Minggir Dulu

Nuansa adatnya begitu terasa di pintu masuk desa, yang dibuat gapura dan pagar Ulin raksasa sebagai benteng penahan angin saat badai atau hujan deras.

Gapura tersebut juga menjadi penanda gerbang utama bahwa Anda telah memasuki Desa Muara Enggelam.

Tidak hanya itu, karena akses supply listrik dari PLN tidak ada dan tergolong sulit untuk mencapai akses ke Desa Muara Enggelam, namun desa ini tercatat sebagai desa percontohan dalam pengelolaan listrik tenaga surya secara mandiri.

Mereka telah berhasil mengoperasikan dan melakukan regulasi maintenance secara mandiri sehingga desa ini sukses mengelola pembangkit listrik tenaga surya secara komunal melalui badan usaha milik desa dengan slogan "Bersinar".

Perjalanan menuju Desa Enggelam bisa dimulai dari Kota Samarinda dan melewati Jembatan Tenggarong yang megah, menghiasi Sungai Mahakam.

BACA JUGA:Harga 'Toyota Fortuner' Milik Cina Ini Ternyata Lebih Murah dari Agya, Desain Mewah, Mesin Diesel 2000 CC

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 sampai 3 jam menggunakan mobil akan tiba di Kota Bangun.

Untuk mencapai Desa Muara Enggelam, mobil tidak bisa digunakan karena tidak ada daratan. Oleh karena itu, harus menggunakan perahu longput.

Perjalanan melewati Danau Melintang serta savana rerumputan. Setelah perjalanan sekitar 2 jam akan terlihat pemandangan Danau Melintang yang dihiasi pohon raja yang sudah mati sangat menarik untuk dinikmati.

Tak lama kemudian tiba lah digerbang Desa Enggelam, terlihat aktivitas warga di desa tersebut, mulai dari anak-anak yang bersiap untuk pergi ke sekolah, hingga ibu-ibu yang sibuk membersihkan rumah dan beraktivitas di atas air. Di desa ini, kendaraan utama adalah perahu, dan aktivitas sehari-hari dilakukan di atas air.

BACA JUGA:Mana Yang Lebih Unggul, Honda BRV N7X dan Suzuki XL7 Hybrid? Komparasi Antar SUV Termurah Tanah Air

Bangunan rumah rakit yang menjadi tempat tinggal penduduk. Rumah-rumah ini terbuat dari kayu dan di bawahnya terdapat balok-balok kayu untuk menjaga stabilitas. Tempat sampah juga sudah disediakan di setiap rumah untuk menjaga kebersihan desa.

Desa Muara Enggelam merupakan desa nelayan, dan harapan warga desa ini kepada pemerintah adalah untuk menormalisasi perairan di sekitar desa yang tercemar oleh limbah perusahaan kelapa sawit dari desa sebelah.

BACA JUGA:Ini Penampakan Toyota Fortuner Generasi Berikutnya! Mesin Lebih Tangguh, Tampilan Lebih Modern dan Dinamis

Warga berharap agar lingkungan perairan dapat dipulihkan untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan.

Dengan keunikan dan keindahannya, Desa Muara Enggelam menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi, menawarkan pengalaman yang berbeda dari kehidupan perkotaan yang sibuk. (stb)

Sumber: dikutip dari berbagai sumber