Pemerintah Lambat Respon, Warga Seluma Utara Iuran Perbaiki Jalan
Berita acara kesepakatan warga 3 desa memperbaiki jalan rusak-Fauzan-Radar Selatan
RASELNEWS.COM - Hujan deras yang melanda Seluma dalam beberapa hari ini, membuat Masyarakat di tiga desa di Kecamatan Seluma Utara yakni Sinar Pagi, Talang Empat dan Lubuk Resam saat ini masih kesulitan untuk keluar dan masuk dari desa mereka.
Pasalnya ruas jalan penghubung dari Kecamatan Seluma Utara menuju ke tiga desa tersebut masih mengalami kerusakan. Bahkan masih berlumpur saat hujan turun di lokasi tersebut.
BACA JUGA:CJH Seluma Berangkat Tanpa Pelepasan
Kepala Desa Lubuk Resam, Indi Aksi mengatakan, masyarakat di tiga desa terus berharap agar ruas jalan penghubung tersebut segera dibangun agar akses masyarakat bisa semakin lancar.
"Sampai saat ini ruas jalan menuju ke tiga desa di Seluma Utara masih rusak parah. Seperti jalan ke desa kami Lubuk Resam, serta jalan ke Talang Empat dan Sinar Pagi. Akses jalan yang rusak merupakan akses satu-satunya yang bisa dilewati menuju ke desa kami," kata Indi Aksi.
Kades Lubuk Resam berharap agar akses jalan mereka ini segera diperbaiki. Karena saat ini meskipun kendaraan menggunakan rantai. Namun tetap saja sulit untuk melintas.
"Meskipun dipasang rantai, namun masih tetap kesulitan melintas. Jadi kami sangat berharap agar ruas jalan menuju desa kami segera diperbaiki," ujar Kades Lubuk Resam.
BACA JUGA:Ruas Jalan Menuju Lubuk Resam Masih Rusak Parah, Warga Tiga Desa Kesulitan Akses
Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Desa Lubuk Resam, Sarifudin mengatakan bahwa masyarakat sudah beberapa kali mengusulkan ke Pemkab Seluma namun hingga saat ini belum juga dilakukan perbaikan.
"Minimal dilakukan pengerasan awal, agar jalan bisa dilalui. Tapi saat ini ruas jalan masih berlumpur dan sulit dilalui," tegas Sarifudin.
BACA JUGA:Jumlah CJH Seluma Berkurang, Lansia 83 Tahun Wafat Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
Lambanya pemerintah dalam memperbaiki jalan tersebut, akhirnya masyarakat di tiga desa iuran untuk memperbaiki jalan tersebut. Masyarakat tiga desa telah sepakat untuk melakukan pengecoran jalan .
Setiap masyakarat yang mempunyai kendaraan mobil dikenakan iuran Rp 100.000, motor Rp.10.000, perangkat/BPD Rp .50.000 serta toke dan Kepala Desa Rp.100.000.
Sumber: pemdes lubuk resam


