Orang Tua Bayi yang Ditemukan di Bawah Jembatan Padang Guci Kaur Terungkap, Ternyata...
Aparat kepolisian memantau proses penanganan bayi perempuan oleh tenaga medis yang ditemukan di bawah jembatan Padang Guci Kabupaten Kaur-julianto-raselnews.com
KAUR, RASELNEWS.COM - Siapa orang tua bayi perempuan yang ditemukan di bawah jembatan Padang Guci Desa Padang Kedondong Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Bengkulu Rabu (14/1/2026) pagi akhirnya tertungkap.
Yang mengejutkan, orang tua bayi tersebut merupakan pasangan muda mudi. Di mana ibu sang bayi merupakan warga Kabupaten Kaur yang berstatus mahasiswi semester ganjil salah satu universitas di Bengkulu.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan di Bawah Jembatan Padang Guci Kaur, Begini Kondisinya
Diketahui bayi tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.20 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Kemuning untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini bayi malang sudah dibawa ke RSUD Kaur untuk penanganan secara baik. Sementara ibu sang bayi tengah menjalani perawatan medis di RSUD Hasanuddin Damrah, Bengkulu Selatan.
Lalu siapa bapak dari sang bayi? Dari informasi yang didapat, ayah bayi tersebut warga Kabupaten Kaur. Bahkan diduga kuat pria ini ikut serta saat proses melahirkan bayi perempuan tersebut.
BACA JUGA:Zakat Profesi Guru di Kaur Ditekankan pada Keadilan dan Dampak Sosial
Penempuan bayi malang itu bermula dari kecurigaan seorang warga yang melihat pengendara motor bolak-balik di sekitar area bawah jembatan Padang Guci Kaur saat hari menjelang pagi Rabu (14/1/2026).
"Saksi melihat adanya warga mencurigakan yang menggunakan roda dua beraktivitas bolak-balik di sekitaran bawah jembatan," ujar Kapolres Kaur Alam Bawono , S.IK, M.Tr, melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Kaur Ipda Jelpimon Rabu (14/1/2026)
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi cukup sehat dengan panjang 50 cm dan berat badan 3 kilogram.
BACA JUGA:Cegah Stunting, Bupati Kaur dan Istri Jadi Orang Tua Asuh Balita Berisiko
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang membuang bayi tersebut. "Bayi sudah kita evakuasi ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis, karena bayi yang baru lahir ini masih hidup," kata Kanit PPA. (**)
Sumber: