Kuota BBM Bengkulu 2026 Menurun, Pemprov Pastikan Pasokan Tetap Aman

Kuota BBM Bengkulu 2026 Menurun, Pemprov Pastikan Pasokan Tetap Aman

Kuota BBM Bengkulu 2026 Menurun, Pemprov Pastikan Pasokan Tetap Aman-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk Provinsi Bengkulu pada tahun 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data, kuota Pertalite Bengkulu tahun 2026 tercatat sebesar 231.356 kiloliter (KL), turun sekitar 8,5 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 252.857 KL. Penurunan juga terjadi pada BBM jenis solar, dengan kuota 96.151 KL atau turun sekitar 11,1 persen dari realisasi 2025 sebesar 108.191 KL.

BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Gelar Safari Ramadan 1447 H, Ini Jadwal dan Titik Kunjungan di 11 Kecamatan

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa kuota BBM subsidi untuk Bengkulu tetap aman dan mencukupi. Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta.

“Dari data BPH Migas, kuota BBM Bengkulu baik Pertalite maupun Solar itu cukup. Tidak pernah ada kekurangan kuota dari pemerintah pusat,” ujar Helmi, Rabu (25/2).

BACA JUGA:Bengkulu Selatan Catat Prestasi, Raih Predikat AA Indeks Reformasi Hukum

Ia menjelaskan, persoalan utama selama ini bukan terletak pada besaran kuota, melainkan keterbatasan jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di Kota Bengkulu. Kondisi ini menyebabkan distribusi belum optimal dan memicu antrean di sejumlah lokasi.

“Kuota sudah cukup, tetapi SPBU belum mencukupi untuk menampung dan menyalurkan secara maksimal,” jelasnya.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, BPJN Bengkulu Sapu Lubang di Jalur Mudik Jalinbar Tais-Perbatasan Sumsel

Sebagai langkah solusi, Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana mendorong penambahan SPBU guna memperkuat infrastruktur distribusi energi. Pemprov berkomitmen memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah tanpa antrean panjang.

“Kuota sudah cukup. Sekarang tugas kita memperkuat infrastruktur penyaluran agar masyarakat Bengkulu lebih mudah mendapatkan BBM,” tegasnya.

BACA JUGA:Seleksi Paskibraka 2026 Bengkulu Selatan Resmi Dibuka, Kesbangpol Ajak Pelajar Segera Daftar

Sementara itu, data penyaluran tahun 2025 menunjukkan kuota Pertalite hampir seluruhnya terealisasi di tiap kabupaten/kota, dengan rata-rata distribusi di atas 89 persen. Penyaluran solar juga tergolong optimal, bahkan di beberapa daerah seperti Bengkulu Tengah dan Lebong realisasinya melampaui 100 persen dari kuota yang ditetapkan. (*)

Sumber: