ubernur Helmi Hasan Minta Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan ke Bengkulu

ubernur Helmi Hasan Minta Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan ke Bengkulu

ubernur Helmi Hasan Minta Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan ke Bengkulu-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Helmi Hasan selaku Gubernur Bengkulu melakukan kunjungan langsung ke kantor pusat Garuda Indonesia di Garuda Sentra Operasi (GSO), Tangerang, Banten, untuk membahas keberlanjutan layanan penerbangan maskapai nasional tersebut di Provinsi Bengkulu.

Pertemuan tersebut dilakukan setelah muncul kabar bahwa Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional rute penerbangan menuju dan dari Bengkulu dalam waktu dekat.

“Kita berharap Garuda tetap melayani masyarakat Bengkulu,” ujar Helmi Hasan, Kamis (5/3).

BACA JUGA:Petani Sawit Bengkulu Selatan Tersenyum, Harga TBS Tembus Rp2.900 per Kg Jelang Lebaran

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota, pelaku usaha, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya guna memberikan dukungan nyata agar maskapai pelat merah tersebut tetap beroperasi di Bengkulu.

Pemerintah daerah berharap sinergi lintas sektor dapat menjaga keberlanjutan layanan penerbangan Garuda Indonesia. Kehadiran maskapai nasional dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:Putra Asli Kedurang, Menteri Desa Yandri Susanto Sampaikan Ucapan HUT ke-77 Bengkulu Selatan

“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan berupaya memberikan dukungan agar Garuda Indonesia tetap hadir dan terus mengudara di langit Bumi Merah Putih,” tegas Helmi Hasan.

Sementara itu, Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris, menjelaskan bahwa persoalan operasional penerbangan di Bengkulu lebih disebabkan oleh faktor bisnis. Menurutnya, tingkat keterisian penumpang pada rute tersebut masih tergolong rendah.

BACA JUGA:Polda Bengkulu Peringati Nuzulul Qur'an 1447 H, Kapolda Ajak Personel Perkuat Iman dan Profesionalisme

“Keterisian penumpang pada rute Bengkulu masih belum mencapai target sehingga berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan bagi perusahaan,” jelasnya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan dari dan menuju Bengkulu akibat rendahnya jumlah penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno.

BACA JUGA:Polda Bengkulu Fasilitasi Mediasi Sengketa Pekerja dan Perusahaan Sawit, Pesangon Rp36 Juta Dibayar

Penerbangan terakhir disebut-sebut akan dilakukan pada 28 Maret 2026. Namun, terdapat pula laporan lain yang menyebutkan kemungkinan penghentian sementara rute tersebut mulai 23 Maret 2026. Pemerintah daerah pun berharap keputusan final tetap mempertimbangkan kepentingan konektivitas dan mobilitas masyarakat Bengkulu. (*)

Sumber:

Berita Terkait