Tips Cegah Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran, Perhatikan Gaya Berkendara hingga Kondisi Kabin

Tips Cegah Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran, Perhatikan Gaya Berkendara hingga Kondisi Kabin

Tips Cegah Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran, Perhatikan Gaya Berkendara hingga Kondisi Kabin-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Mabuk perjalanan masih menjadi keluhan umum yang dialami penumpang mobil saat momen mudik Lebaran. Kondisi ini biasanya dipicu oleh gerakan kendaraan yang tidak stabil, serta gaya mengemudi yang kurang nyaman selama perjalanan jauh.

 

Tak hanya faktor kendaraan, kebiasaan pengemudi juga berperan besar dalam memicu mabuk darat. Persiapan mobil yang optimal disebut mampu menekan risiko ketidaknyamanan penumpang.

BACA JUGA:Apel Operasi Ketupat Nala 2026, Polres Seluma Kerahkan 90 Personel Amankan Mudik Lebaran

 

Dikutip dari Kompas.com, Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, menekankan pentingnya memastikan seluruh komponen kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan mudik.

 

Menurutnya, beberapa sektor krusial yang harus diperhatikan meliputi suspensi, sistem pendingin kabin (AC), kebersihan interior, hingga performa rem, mesin, dan transmisi. Perawatan menyeluruh ini bertujuan menciptakan kenyamanan maksimal bagi penumpang selama perjalanan.

BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026, Polres Bengkulu Selatan Bangun 4 Pos Pantau Arus Mudik di Jalinbar

 

Selain itu, gaya berkendara juga menjadi faktor penentu. Imun mengingatkan agar pengemudi menghindari akselerasi dan pengereman secara mendadak karena dapat memicu rasa pusing dan mual.

 

Perubahan kecepatan yang terlalu cepat membuat tubuh penumpang sulit beradaptasi, sehingga keseimbangan terganggu. Hal ini semakin terasa saat kendaraan melaju di jalan berkelok dengan kecepatan tinggi, yang menyebabkan arah gerak mobil terus berubah.

BACA JUGA:Bupati Kaur Izinkan ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

 

Di sisi lain, kondisi kabin yang kurang nyaman juga dapat memperparah mabuk perjalanan. Udara yang pengap dan sirkulasi yang buruk membuat penumpang lebih mudah merasa mual. Oleh karena itu, sistem AC harus berfungsi optimal agar udara tetap segar selama perjalanan.

 

Pengemudi juga diimbau tidak mengabaikan waktu istirahat. Perjalanan panjang tanpa jeda dapat menyebabkan kelelahan, yang pada akhirnya memperbesar risiko mabuk perjalanan.

BACA JUGA:Rekomendasi Motor Baru Harga di Bawah Rp20 Juta, Pilihan Ekonomis Jelang Mudik Lebaran

 

Selain itu, memutar musik dengan volume terlalu keras dalam waktu lama sebaiknya dihindari karena dapat memicu sakit kepala bagi sebagian penumpang.

 

Jika ada penumpang yang mulai merasa tidak nyaman, pengemudi disarankan segera menepi dan beristirahat sejenak. Berhenti di rest area memberi kesempatan untuk menghirup udara segar dan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki, yang efektif meredakan mual.

BACA JUGA:Telkom Group Siapkan 1.700 Tiket Mudik Gratis untuk Lebaran 2026, Ini Rute dan Cara Daftarnya

 

Dengan mengemudi secara halus, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan kenyamanan kabin dan waktu istirahat yang cukup, perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung lebih aman dan menyenangkan bagi seluruh penumpang. (*)

 

Sumber: