Linknet Enterprise dan Nexusguard Hadirkan Perlindungan DDoS Berstandar Global di Indonesia
Ronald C. Lesmana - Chief Enterprise Business Officer PT Link Net Tbk-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Linknet Enterprise, unit bisnis korporasi dari PT Link Net Tbk (“Linknet”, Kode Saham: LINK), secara resmi memperkuat infrastruktur digitalnya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Nexusguard, pemimpin global dalam solusi mitigasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS).
Kolaborasi strategis ini menandai komitmen Linknet dalam mengintegrasikan teknologi mitigasi Distributed Denial of Service (DDoS) berstandar internasional secara langsung ke dalam jaringan inti (backbone) dan portofolio layanan korporasi perusahaan. Langkah ini merupakan respon proaktif terhadap lanskap ancaman siber yang kian kompleks, sekaligus menjadi pilar utama dalam percepatan ekosistem digital nasional yang aman dan berkelanjutan.

2. Kanishka G. Wickrama - Chief Executive Officer PT Link Net Tbk 3. -istimewa-dokumen
Sebagai unit bisnis korporasi Linknet, Linknet Enterprise memanfaatkan rekam jejak operasional grup yang luas serta portofolio pelanggan prestisius, termasuk institusi pemerintah dan penyedia infrastruktur nasional. Dengan mengelola jaringan backbone mandiri yang menjangkau berbagai kota besar di Indonesia, Linknet Enterprise menjamin kendali penuh secara end-to-end atas performa, keandalan, dan keamanan. Fondasi infrastruktur ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur digital nasional yang tangguh.
BACA JUGA:Honda Supra GTR 150 2025 Masih Dijual, Bebek Sport Berperforma Tinggi dengan Livery Balap
Memperkuat Keamanan dan Keberlanjutan Operasional
Seiring dengan percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri, Linknet Enterprise menempatkan keamanan siber sebagai pilar utama dalam pengembangan infrastrukturnya. Setelah melalui proses evaluasi komprehensif terhadap berbagai penyedia solusi global, Linknet Enterprise memilih Nexusguard sebagai mitra strategis—perusahaan yang telah memiliki hampir dua dekade pengalaman dalam melindungi jaringan, aplikasi web, serta infrastruktur Domain Name System (DNS) di berbagai industri global.
Reputasi Nexusguard sebagai otoritas global dalam perlindungan DDoS juga diperkuat oleh berbagai pengakuan independen. Perusahaan ini dinobatkan sebagai Leader dalam QKS Group SPARK Matrix for DDoS Mitigation (2025), meraih CybersecAsia Best DDoS Defence Award selama enam tahun berturut-turut sejak 2020 hingga 2025, serta memperoleh rating 4,7 dari 5 pada Gartner Peer Insights, yang mencerminkan keunggulan operasional yang konsisten dan dipercaya oleh berbagai penyedia layanan komunikasi terkemuka di dunia.

Andi Ng - Chief Executive Officer Nexusguard-istimewa-dokumen
CEO Nexusguard, Andy Ng, menyampaikan optimisme atas sinergi strategis ini, “Kemitraan ini menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet sebesar 100 Gbps, jaringan yang andal, serta jangkauan operasional yang luas dengan infrastruktur scrubbing global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps. Bersama-sama, kami menghadirkan solusi keamanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi sektor enterprise di Indonesia yang berkembang pesat, guna memastikan setiap lapisan infrastruktur digital terlindungi dari ancaman DDoS berskala besar.” ucap Andy.
BACA JUGA:Jelang Idul Fitri, Polisi Wanti-wanti Modus Penipuan dan Peredaran Uang Palsu
Memperluas Kapabilitas Managed Security Services (MSS)
Melalui kerja sama ini, infrastruktur cloud-based scrubbing milik Nexusguard akan terintegrasi langsung dengan jaringan inti Linknet. Hal ini memungkinkan penerapan mekanisme deteksi serta mitigasi otomatis yang didukung oleh pemantauan 24/7 dari tim ahli Managed Security Service Provider (MSSP) Linknet.
Cakupan kolaborasi strategis ini meliputi:
• Integrasi Teknologi & Layanan: Penerapan sistem mitigasi otomatis berbasis cloud dan pengembangan paket perlindungan DDoS dalam portofolio enterprise.
• Kolaborasi Threat Intelligence: Pertukaran data dan analisis tren serangan regional guna meningkatkan akurasi serta kecepatan deteksi.
• Penetrasi Pasar Strategis: Memperkuat layanan pada sektor pemerintahan, institusi keuangan, pendidikan, dan pelaku bisnis digital.
• Optimalisasi Operasional: Penerapan kerangka layanan berbasis Service Level Agreement (SLA) yang ketat guna memastikan performa layanan yang konsisten.
BACA JUGA:Tips Cegah Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran, Perhatikan Gaya Berkendara hingga Kondisi Kabin
Keunggulan Teknis dan Kapabilitas Layanan
Solusi yang dihadirkan mencakup Clean Pipe (CP) untuk lini HDIPA dan IP Transit, Traffic Shield (TS), serta Application & DNS Protection.
Salah satu keunggulan utama dari implementasi solusi ini adalah latensi yang rendah, yang didukung oleh keberadaan local scrubbing center di Jakarta yang terintegrasi langsung dengan jaringan Linknet. Dengan kapasitas mitigasi hingga 100 Gbps, serta dukungan jaringan global Nexusguard yang terdiri dari lebih dari 50 scrubbing center dengan total kapasitas mitigasi lebih dari 3 Tbps, layanan ini mampu memberikan perlindungan yang kuat terhadap berbagai jenis serangan DDoS berskala besar.

Stanley Tee - Vice Presient APAC Sales-istimewa-dokumen
Chief Enterprise Business Officer Linknet, Ronald Chandra Lesmana, menegaskan, “Kemitraan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas kapabilitas Managed Security Services kami. Melalui integrasi teknologi Nexusguard ke dalam backbone Linknet, kami menghadirkan jaminan keamanan serta kepastian operasional bagi pelanggan korporasi. Kami meyakini bahwa keamanan merupakan fondasi utama dari kepercayaan digital. Linknet Enterprise akan terus berkomitmen menghadirkan solusi konektivitas dan keamanan terintegrasi yang andal serta relevan dengan dinamika. (*)
Sumber: