Indeks Pendidikan Bengkulu Selatan Meningkat, Bukti Kerja Keras Bersama

Indeks Pendidikan Bengkulu Selatan Meningkat, Bukti Kerja Keras Bersama

Kadisdikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd-rezan-radarselatan.disway.id

RASELNEWS.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd, menyebut Indeks Pendidikan Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami peningkatan signifikan pada 2026 dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, berdasarkan data rapor pendidikan, Indeks Pendidikan kita naik dari 68,4 jadi 72,1. Ini hasil kerja keras guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, dan tentu anak-anak kita,” kata Lusi. 

BACA JUGA:Lusi : Sekolah Wajib Belanja Gunakan SIPLah, Pastikan Pengadaan Transparan dan Akuntabel

Lusi menjelaskan, kenaikan indeks ditopang tiga komponen utama. *Pertama*, literasi dan numerasi siswa SD-SMP naik 4,2 poin berkat program Gerakan Literasi Sekolah dan kelas pendampingan numerasi.

Kedua, iklim keamanan sekolah membaik karena program Sekolah Ramah Anak dan anti-perundungan berjalan efektif. Ketiga, kualitas pembelajaran meningkat seiring 100% sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.

BACA JUGA:Pastikan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Bermutu, Kebut Akreditasi PAUD

“Yang paling menggembirakan, angka putus sekolah turun jadi 0,3%. Artinya anak-anak kita makin betah dan semangat sekolah,” tambah Lusi.

Meski naik, Kadis Dikbud mengakui masih ada PR, terutama pemerataan mutu antar kecamatan dan peningkatan kompetensi guru.

BACA JUGA:Dinas Dikbud Pastikan Seluruh Sekolah di Bengkulu Selatan Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka

“Jangan cepat puas. Target kita 2027 indeks tembus 75. Caranya ya kolaborasi. Dinas, sekolah, komite, dan pemda harus satu arah,” tegasnya.

Lusi Wijaya optimistis, dengan semangat gotong royong, pendidikan Bengkulu Selatan akan terus melaju.

BACA JUGA:Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Siap Lestarikan Adat dan Lewat Sekolah

“Indeks naik artinya masa depan anak kita makin cerah. Ini bukan angka di atas kertas, tapi bukti nyata anak BS makin hebat,” tutupnya. (dby)

Sumber: dinas dikbud bengkulu selatan

Berita Terkait