PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan

PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan

PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang berstatus PPPK paruh waktu (PW) di Kabupaten Bengkulu Selatan menyampaikan aspirasi ke DPRD.

Mereka berharap kesetaraan gaji. Sebab gaji yang diterima saat ini dinilai belum sesuai dengan janji awal saat masa orientasi.

BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Kota Bumi Baru Gelar Rapat Akhir Tahun 2025

PPPK PW Nakes mengaku pernah dijanjikan menerima gaji sebesar Rp1 juta per bulan. Namun dalam realisasinya, mereka hanya menerima Rp400 ribu per bulan, jauh di bawah ekspektasi dan kebutuhan hidup.

Ketua PPPK Paruh Waktu Nakes Kabupaten Bengkulu Selatan, Sunar mengungkapkan, kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan tenaga kesehatan. 

BACA JUGA:Pantai Pasar Bawah Bersih Bersinar, Polres Bengkulu Selatan Sukseskan Gempar Gempita

Ditegaskannya, para nakes PPPK PW tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara maksimal, meski kesejahteraan mereka belum terpenuhi.

“Kami hanya meminta kejelasan dan kesetaraan atas hak yang sebelumnya sudah dijanjikan. Saat orientasi disebutkan Rp1 juta per bulan, tapi saat ini gaji hanya Rp400 ribu,” ungkap Sunar.

BACA JUGA:Doa Ziarah Kubur Orang Tua dan Keutamaannya dalam Islam

Kedatangan para nakes ke DPRD merupakan bentuk ikhtiar untuk mencari solusi, sekaligus berharap para wakil rakyat dapat menjembatani aspirasi tersebut kepada pemerintah daerah.

Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Selatan, Heryanto menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti dan memperjuangkan tuntutan para PPPK paruh waktu, baik tenaga kesehatan maupun guru.

BACA JUGA:Usai Libur Lebaran, Polda Bengkulu Turun Tangan Bersihkan 38 Titik Lokasi Wisata

“Kami menerima aspirasi ini dan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. DPRD berkomitmen memperjuangkan hak-hak PPPK paruh waktu agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah,” tegas Heryanto.

Menurutnya persoalan kesejahteraan tenaga honorer dan PPPK paruh waktu menjadi perhatian penting, mengingat peran mereka yang vital dalam pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

BACA JUGA:Diskon 50 Persen Biaya Balik Nama Kendaraan di Bengkulu Berlaku April! Helmi: Ini THR untuk Masyarakat

DPRD berharap segera ada solusi konkret, sehingga para tenaga kesehatan dan guru PPPK paruh waktu dapat bekerja dengan lebih optimal tanpa dibayangi persoalan kesejahteraan. (yoh)

Sumber: