Rumah Warga Bengkulu Selatan Dibobol Maling, Iphone Hingga Alat Cukur Raib
Rumah Warga Bengkulu Selatan Dibobol Maling, Iphone Hingga Alat Cukur Raib-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Rumah Hendri Widiyatmoko (34), warga Jalan Duayu RT 6 Kelurahan Ketapang Besar Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi sasaran maling.
Pelaku diduga menjalankan aksinya saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya ke luar daerah.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 05.00 WIB.
BACA JUGA:Bupati Bengkulu Selatan Pimpin Apel Perdana Pascalibur Lebaran, Tekankan Disiplin ASN dan Pelayanan Publik
Tetangga korban, yakni Hambali yang hendak memberi makan ikan di bagian belakang rumah korban mendapati pintu belakang sudah dalam keadaan terbuka.
Menyadari adanya kejanggalan, saksi segera menghubungi korban dan melaporkan temuan tersebut.
BACA JUGA:Pasca Libur Lebaran, ASN Bengkulu Selatan Wajib Masuk Kerja, Bupati: Tak Ada yang Tambah Libur!
Kemudian Hambali bersama Ketua RT setempat, Rosihan, melakukan pengecekan ke dalam rumah. Saat diperiksa, kondisi rumah sudah berantakan dan diduga kuat telah dimasuki orang tidak dikenal.
Kapolsek Kota Manna, Iptu Erik Fahreza, SH mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi bersama personel untuk melakukan olah TKP setelah menerima laporan.
BACA JUGA:Mendes PDT dan Bupati Bengkulu Selatan Hadiri Reuni Alumni SMAN 1 Manna Angkatan 1993
“Kami sudah melakukan cek TKP bersama tim dan saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kapolsek.
Korban yang berada di luar daerah kemudian pulang dan memastikan kondisi rumahnya.
Dari hasil pengecekan, sejumlah barang dilaporkan hilang, di antaranya satu unit handphone iPhone 6, gulungan tembaga mesin genset, gerinda, speaker, uang tunai Rp200 ribu, alat cukur rambut, serta satu unit tas ransel warna cokelat.
BACA JUGA:Tanpa Kejadian Menonjol, Operasi Ketupat Nala 2026 di Bengkulu Selatan Berjalan Lancar
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Dari hasil olah TKP awal, ditemukan sejumlah indikasi akses masuk pelaku, seperti pintu belakang dan pagar seng yang terbuka, serta bagian atap belakang rumah yang mengalami kerusakan.
BACA JUGA:Pasca Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg di Bengkulu Selatan Masih Langka
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti, guna mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pencurian tersebut. (*)
Sumber: