Kisruh Bantuan Pangan, Dodi Martian Minta Dinsos Tegas Soal Desil Penerima
Waka I DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut, MM-Istimewa-Dokumen
RASELNEWS.COM - Polemik penyaluran bantuan pangan (bapang) yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat mendapat perhatian serius dari Waka I DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian.
Menurut politisi Partai Golkar ini, pentingnya pembaruan data penerima bantuan secara berkala agar program pemerintah tepat sasaran.
BACA JUGA:CPNS 2026 Bengkulu Selatan Segera Dibuka, Ini Jumlah Formasi dan Prioritasnya
Dikatakan Dodi, pemerintah desa dan kelurahan harus berani melakukan evaluasi dan pembaruan data penerima bantuan pangan.
Hal ini dinilai krusial mengingat dinamika kondisi ekonomi masyarakat yang terus berubah.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Kaur Imbau Peternak Lakukan Vaksinasi Ternak
“Pemerintah desa dan kelurahan harus berani memperbaharui data penerima bapang. Jangan sampai data lama terus dipakai, sementara kondisi masyarakat sudah berubah,” kata Dodi Martian
Ia juga menyoroti peran Dinas Sosial sebagai leading sektor dalam penyaluran bantuan tersebut.
BACA JUGA:Di Bawah Komando Bupati Rifai Tajudin, Bengkulu Selatan Bergerak Cegah Krisis Air Bersih
Dodi meminta adanya ketegasan dari Dinas Sosial dalam melakukan verifikasi dan validasi data, termasuk memastikan klasifikasi desil penerima benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
“Dinas Sosial harus tegas. Desil penerima harus jelas, apakah masih layak, layak, atau sudah tidak layak menerima bantuan. Ini penting agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” lanjutnya.
BACA JUGA:Ini Daftar Layanan Publik yang Tetap Beroperasi di Seluma Meski WFH Diberlakukan
Dodi menambahkan, transparansi dalam proses pendataan hingga penyaluran bantuan menjadi kunci utama untuk meredam kegaduhan yang terjadi.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah desa, kelurahan, dan Dinas Sosial dapat ditingkatkan guna memastikan bantuan pangan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:7 Rekomendasi iPad Terbaik yang Masih Layak Dibeli di 2026
“Kalau data akurat dan penyaluran transparan, saya yakin polemik seperti ini tidak akan terus berulang,” tutup Dodi. (yoh)
Sumber:


