Basarnas Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang Akibat Kapal Karam di Bengkulu
Basarnas lakukan pencairan hari kedua nelayan korban kapal karam-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM, BENGKULU – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) BENGKULU masih melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang akibat kapal karam di perairan Pantai Pasir Putih, Kota BENGKULU, Minggu (5/4) sore.
Korban diketahui bernama Ujang Kidik (63), warga Kelurahan Lempuing, yang hilang setelah kapal yang digunakannya untuk melaut tenggelam saat cuaca buruk melanda. Dalam insiden tersebut, satu nelayan lainnya, Berry (43), berhasil selamat.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Bahas Penerapan Jalan Khusus Angkutan Batu Bara
Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva, mengatakan pencarian memasuki hari kedua dengan melibatkan lima Search and Rescue Unit (SRU) dari berbagai instansi terkait.
“Operasi pencarian dilakukan menggunakan perahu karet (LCR) dari Basarnas, Polair, BPBD, Dinas Sosial, dan Damkar. Selain itu, juga dikerahkan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas dan TNI AL,” ujar Mega, Senin (6/4).
BACA JUGA:Telusuri Polemik Data Penerima Bansos, Waka II DPRD Bengkulu Selatan Gerak Cepat Undang Dinsos
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua nelayan tersebut pergi melaut untuk mencari ikan. Sekitar pukul 16.20 WIB, wilayah Kota Bengkulu diguyur hujan lebat disertai badai yang menyebabkan kapal dihantam gelombang tinggi hingga akhirnya karam.
Dalam kondisi tersebut, Berry sempat berupaya menyelamatkan korban. Namun, derasnya ombak membuat Ujang Kidik terlepas dan hilang.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir di Bengkulu dan Lebong, Ratusan Rumah hingga Fasilitas Umum Terdampak
“Upaya pencarian masih terus dilakukan, termasuk melibatkan masyarakat setempat,” tambah Mega.
Pada hari kedua operasi, kondisi cuaca dilaporkan mendung dan berawan. Hujan deras yang terjadi sejak Minggu sore hingga Senin pagi sempat menjadi kendala dalam proses pencarian pada hari pertama. (cia)
Sumber:


