KAUR, RASELNEWS.COM - Puluhan emak-emak Desa Parda Suka Kecamatan Maje menyatakan penolakan keberadaan tambak udang PT. Sentosa Adi Prima (SAP) di desa mereka.
Mereka menilai keberadaan tambak udang di pesisir pantai sebagai penyebab pencemaran udara di desa mereka. Tidak jarang bau busuk tercium yang menganggu desa mereka. Aksi penolakan dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani 70 warga yang notabene emak-emak. Mereka menuding PT. SAP kurang membantu perekonomian masyarakat sehingga lebih baik ditutup. Ketua BPD Parda Suka Edi Herlian mengaku aspirasi warga, khususnya emak-emak tersebut sudah disampaikan kepada PT. SAP. Awalnya, warga meminta PT. SAP dapat membagikan udang hasil panen kepada warga sebagai kompensasi bau yang ditimbulkan. BACA JUGA:Limbah Tambak Udang DPP Dinyatakan Masih Aman Sayangnya sebulan sejak aspirasi tersebut disampaikan, PT. SAP belum memberikan respon sesuai permintaan warga. "Malah akhirnya warga meminta tambak udang ditutup. Mereka juga mengancam menggelar aksi demo jika tambak tidak ditutup," ujar Edi. Sementara itu, Kades Parda Suka Novian Arian Saputra S.Pd mengaku PT. SAP memberikan CSR Rp 10 juta pertahun kepada pemerintah desa. Desa kemudian menyalurkan dana tersebut untuk kebutuhan masyarakat, khususnya pengadaan kain kafan dan air mineral ketika ada warga yang meninggal dunia atau menggelar hajatan. "Ada dana dari PT. SAP Rp 10 juta setiap tahun. Ini sudah kami distribusikan kepada masyarakat, tapi bukan berbentuk hasil panen udang seperti yang disampaikan warga," beber Kades. (jul)Tolak Tambak Udang, Emak-emak Ancam Demo
Selasa 27-09-2022,16:11 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Minggu 01-03-2026,14:30 WIB
Pemkab Kaur Intensifkan Sidak ke Kantor Camat dan Puskesmas, Pastikan Pelayanan Tetap Prima
Jumat 27-02-2026,10:05 WIB
Stok Blanko e-KTP di Kaur Dipastikan Aman Hingga Lima Bulan ke Depan
Kamis 22-01-2026,13:47 WIB
Pemkab Kaur Bedah 10 Rumah Tak Layak Huni di Desa Gunung Agung
Senin 19-01-2026,10:52 WIB
Ayah Bayi yang Dibuang di Jembatan Padang Guci Jadi Tsk, Bagaimana Kabar Sang Ibu?
Senin 19-01-2026,10:40 WIB
Inovasi Baru Pemkab Kaur, Dari Sampah Rumah Tangga ke Lingkungan Lebih Sehat
Terpopuler
Minggu 01-03-2026,09:00 WIB
Pemkab Bengkulu Selatan Jalin Sinergi dengan TNI AU, Bahas Pembangunan Satuan Radar di Manna
Minggu 01-03-2026,18:00 WIB
Realme 16 Series 5G Siap Rilis 10 Maret 2026, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
Minggu 01-03-2026,10:43 WIB
BCA Siapkan Rp65,7 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026, Simak Cara Tukar Uang Pecahan Kecil
Minggu 01-03-2026,12:31 WIB
Stok Elpiji 3 Kg Selama Ramadan Dipastikan Aman, Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Pengawasan Langsung
Minggu 01-03-2026,13:00 WIB
Suzuki Carry Pickup 2026: Andalan Niaga Tangguh, Irit, dan Tetap Relevan di Era Modern
Terkini
Minggu 01-03-2026,19:00 WIB
Gila! SUV Listrik Rp120 Jutaan Ini Bikin LCGC Terancam
Minggu 01-03-2026,18:00 WIB
Realme 16 Series 5G Siap Rilis 10 Maret 2026, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
Minggu 01-03-2026,17:00 WIB
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Bangkit! SUV Hybrid RWD 7-Penumpang Paling Rasional di Kelasnya?
Minggu 01-03-2026,16:30 WIB
Suzuki Maruti 2026 Terbaru: City Car Super Irit, Harga Terjangkau dan Ideal untuk Mobilitas Harian
Minggu 01-03-2026,16:00 WIB