BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Pemkab Bengkulu Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Bengkulu Selatan memberikan teguran keras kepada pabrik kelapa sawit PT SBS (Sinar Bengkulu Selatan).
Kepala Dinas Nakertrans Bengkulu Selatan, Edi Susanto, SH mengatakan, teguran ke manajemen PT SBS pasca insiden ledakan yang menewaskan dua pekerja. Teguran bertujuan untuk memberi efek jera kepada perusahaan agar bisa mengevaluasi sistem kerja karyawan supaya kedepannya tidak lagi membahayakan keselamatan pekerja. BACA JUGA:Meledaknya Sterilizer Pabrik CPO PT SBS Akibat Human Error? “Kami akan beri SP (surat peringatan) ke PT SBS. Suratnya sedang dibuat. Nanti kalau sudah selesai segera kami kirim ke pihak PT SBS. Teguran keras ini supaya perusahaan bisa mengevaluasi sistem kerja karyawan, keselamatan kerja harus diutamakan,” tegas Edi. Keselamatan pekerja PT SBS memang menjadi sorotan, sebab dalam tahun 2022 ini sudah dua kali terjadi insiden kecelakaan kerja yang merenggut nyawa tiga orang karyawan. Hal itu tentu menunjukan jika manajemen perusahaan kurang memperhatikan keselamatan pekerja. BACA JUGA:Selamat di Laka Maut Bus SAN, Meninggal Dunia di Pabrik PT SBS “Pihak perusahaan harusnya memberi pelatihan khusus bagi pekerja yang bekerja dibidang yang resikonya tinggi, hal itu untuk antisipasi terjadinya kecelakaan kerja yang membahayakan. Sebelum karyawan mulai bekerja sebaiknya dibriefing dulu, diberi arahan untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan saat bekerja,” ujar Edi. Ditambahkan Edi, pihaknya akan mengawal proses pemberian hak pekerja yang tewas dalam insiden ledakan di PT SBS. Dua karyawan yang meninggal dunia sudah dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan, pemberian santunan kepada ahli waris masih dalam proses. BACA JUGA:Begini Kronologis Meledaknya Mesin Perebus Pabrik PT SBS Bengkulu Selatan “Kami pastikan dua karyawan yang meninggal dunia dalam kejadian di PT SBS itu terdaftar sebagai peserta BPJS ketenegakerjaan. Saya juga sudah laporkan peristiwa ini ke BPJS ketenagakerjaan. Pemberian hak-hak mereka sedang diproses, kami akan awasi sampai realisasinya selesai,” tukas Edi. Sekedar mengingatkan, pipa sterilizer PT SBS terjadi Jumat (21/10/2022) meledak. Dua karyawan yakni Iswandi dan Muslimin tewas akibat peristiwa itu. Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan. Dari dugaan sementara, ledakan dipicu akibat human error atau kelalaian manusia. (yoh)PT SBS Dapat Teguran Keras, Edi: Sudah Tiga Karyawan Tewas di Tahun 2022
Rabu 26-10-2022,09:47 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Rabu 07-01-2026,16:26 WIB
Pemkab Bengkulu Selatan Pastikan Pelantikan 1.187 PPPK Paruh Waktu Bulan Ini
Selasa 06-01-2026,16:28 WIB
Dana Desa Bengkulu Selatan 2026 Turun Jadi Rp93,2 Miliar, Pembangunan Desa Terancam Melambat
Selasa 06-01-2026,16:19 WIB
Sawit Masih Jadi Andalan Bengkulu Selatan, Bupati Dorong Pupuk dan Investasi CPO
Selasa 06-01-2026,16:09 WIB
Pemda Bengkulu Selatan Bongkar Warung Remang-remang, Diberi Tenggat 3x24 Jam
Senin 24-11-2025,17:39 WIB
BREAKING NEWS: 5 Warga Bengkulu Selatan Ditembak, Pelaku Diduga Karyawan PT ABS
Terpopuler
Rabu 07-01-2026,13:06 WIB
Honda Supra Terbaru Hadir dengan Tampilan Lebih Sporty, Ini Detail Desain dan Fiturnya
Rabu 07-01-2026,14:55 WIB
Skutik Bergaya Maxi, All New Honda Vario 160 GT Meluncur, Tampil Sporty dengan Desain Menggoda
Rabu 07-01-2026,11:30 WIB
Honda Xtracker Siap Hadir di Indonesia, Motor Bebek Trail Baru dengan Harga Terjangkau
Rabu 07-01-2026,12:30 WIB
Promo Cashback dan Diskon Token Listrik Januari 2026, Pelanggan Tersenyum Hemat Tagihan
Rabu 07-01-2026,15:30 WIB
Cuma Rp16 Jutaan? Yamaha F1ZR Reborn Dikabarkan Hadir Kembali dengan Desain Lebih Modern
Terkini
Rabu 07-01-2026,18:10 WIB
Rahasia Makanan yang Membuat Kulit Cerah, Halus, dan Sehat dari Dalam! Terbukti Secara Ilmiah
Rabu 07-01-2026,17:46 WIB