KAUR, RASELNEWS.COM - Kawanan burung pipit yang berjumlah puluhan ribu ekor membuat petani padi di hamparan Senehak Desa Gedung Sako Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur takut dan cemas.
Para petani ini takut dan cemas gagal panen. Lantaran puluhan ribu ekor burung pipit itu menyerang buah tanaman padi petani. Para petani kesulitan cara membasmi kawanan burung pipit itu. Upaya yang dilakukan dengan memasang orang orangan sawah dan alat lainnya dengan tujuan untuk menakut nakuti kawanan pipit itu. Namun upaya yang dilakukan tidak membuat burung pipit pergi. Justru setiap hari jumlah kawanan pipit menyerang buah padi petani terus bertambah. “Hama burung ini benar-benar membuat kami kewalahan. Karena kami usir di sini, burungnya terbang ke tempat lain dan kembali lagi,” keluh Rendi (39), salah seorang petani Desa Gedung Sako, Jumat (11/10). BACA JUGA:Bupati Kaur Ajak Petani Kembangkan Talas Beneng Dia menjelaskan, kawanan burung pipit yang menyerang buah padi petani julahnya puluhan ribuan ekor. petani mengaku mengendalikan hama pipit ini jauh lebih sulit daripada mengendalikan hama ulat, keong atau tikus. Karena pembasmian bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida atau menabur racun untuk hama tikus. Biasanya kawanan burung pipit ini datang pagi hingga pukul 10.00 WIB siang. Kemudian pergi dan kembali lagi sekitar pukul 15.00 WIB hingga matahari tenggelam. “Untuk mengusir hama burung pipit ini kami membuat orang-orangan yang dipasangkan terangkai, tapi kadang tidak lagi membuat burung takut. Kami berharap ada solusi dari pemerintah mengatasi hama burung pipit ini,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kaur Lianto, SP mengaku, pihaknya sudah mendapat laporan terkait serangan hama burung pipit itu. Dia akan meminta Petugas Lapangan (PL) mendatangi sawah warga dan mencarikan solusi bersama petani. Salah satu cara ampuh yang dengan menjaring burung atau meracuni burung. "Nanti kita minta PL mencarikan solusinya bersama petani, memang hama burung sulit dibasmi namun bukan berarti tidak bisa," tutupnya. (jul)Kawanan Burung Buat Petani Kaur Takut dan Cemas
Minggu 13-11-2022,15:08 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Selasa 31-03-2026,16:04 WIB
47 Persen KDKMP di Kaur Rampung Laporkan RAT hingga Akhir Maret
Minggu 29-03-2026,17:21 WIB
Kerusakan Pipa, Aliran Air PAM di Kaur Terhenti
Jumat 27-03-2026,18:50 WIB
Laporkan Keuangan, PWI Kaur Gelar Kebersihan dan Halal Bihalal
Kamis 26-03-2026,18:38 WIB
Pembangunan Rambung KNMP Merpas Siap Operasi
Kamis 26-03-2026,18:36 WIB
Senin Pemkab Kaur Gelar Halal Bihalal
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,18:02 WIB
Pemkab Seluma Resmi Terapkan WFH, ASN Hanya Bekerja Empat Hari di Kantor
Rabu 01-04-2026,15:37 WIB
Menhan Tinjau Pembangunan Batalyon 891/TP di Seluma
Rabu 01-04-2026,17:26 WIB
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Rabu 01-04-2026,15:41 WIB
UMK Seluma Belum Ditetapkan, Pengupahan Masih Mengacu UMP
Terkini
Rabu 01-04-2026,18:02 WIB
Pemkab Seluma Resmi Terapkan WFH, ASN Hanya Bekerja Empat Hari di Kantor
Rabu 01-04-2026,17:30 WIB
Vespa Sprint S dan Primavera S 2026 Resmi Meluncur dengan Peningkatan Baru
Rabu 01-04-2026,17:26 WIB
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Rabu 01-04-2026,17:11 WIB
Samsung Galaxy S26 Dikritik Habis-habisan Saat Dibandingkan dengan iPhone 17
Rabu 01-04-2026,16:54 WIB