Desa di Bengkulu Selatan Diminta Siapkan Cadangan Beras

Rabu 25-01-2023,14:21 WIB
Reporter : Rasel01
Editor : Rasel01

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Untuk mengantisipasi kelangkaan pangan atau bahan makanan bagi masyarakat. Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mewacanakan penyediaan beras di seluruh desa.

Pengadaan cadangan beras ini melalui anggaran Dana Desa (DD). Program ini rencananya mulai diterapkan tahun ini, setiap desa diharuskan mencadangkan beras sebanyak 1 ton.

BACA JUGA:Banjir di Bengkulu: 3.170 Rumah Terdampak , 956 Warga Mengungsi

BACA JUGA:BNI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kuncinya Transforamsi dan Inovasi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) BS Ir. Iskandar AZ mengatakan, wacana ini diluncurkan lantaran ketersediaan stok pangan untuk antisipasi bencana di kantornya sangat terbatas. Diakuinya tahun lalu ada stok beras sebanyak 17 ton.

Dari jumlah tersebut sudah disalurkan sebanyak 11 ton. Sehingga, tersisa 6 ton lagi. Tahun ini disiapkan beras untuk penanganan bencana sebanyak 5 ton. Dengan begitu, total  beras untuk tanggap bencana hanya 11 ton untuk tahun 2023 ini.

BACA JUGA:PWI Kaur Buka Posko Pengaduan Pungli Penyelenggara Pemilu

BACA JUGA:Ratusan STNK Diblokir Sat Lantas Polres Bengkulu Selatan

"Ya, idealnya dengan jumlah 142 desa dan 16 kelurahan dengan penduduk 170 ribu jiwa lebih, kita harus menyiapkan minimal 65 ton beras. Untuk itu, rencananya kami mengharuskan agar setiap desa menyediakan beras satu ton untuk ketahanan pangan," kata Iskandar.

Dijelaskan Iskandar, dengan keterbatasan beras untuk tanggap bencana tersebut, maka dirinya berharap Pemdes menyediakan anggaran dari DD masing-masing untuk ketahanan pangan.

BACA JUGA:Nenek Jumaini yang Terjebak Banjir Diberi Bantuan Masa Panik dan Diusulkan Dapat Bantuan Rumah

BACA JUGA:Aroma Suap Seleksi Penyelenggara Pemilu 2024 Menguat, Mantan Dewan Desak KPU Provinsi Batalkan PPS Terpilih

Sehingga masing-masing desa memiliki cadangan pangan 1 ton pertahun. Dengan harga beras saat ini hanya Rp 10 ribu/kilogram, maka desa hanya menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 juta setiap tahunnya.

"Dengan adanya cadangan pangan di masing-masing desa, maka ketika ada bencana di desa tersebut. Pemerintah Desa dapat langsung memberikan bantuan pangan yang dianggarkan dari Dana Desa masing-masing," jelasnya.

BACA JUGA:Anda Operator Dapodik? Nih Ada Imbauan Disdikbud Bengkulu Selatan

Kategori :