BREAKING NEWS: Kompensasi Plasma Tak Dibayar, Jalan Menuju PT CBS Diportal Warga Kaur

Minggu 29-10-2023,12:46 WIB
Reporter : Julianto
Editor : Andri Irawan

KAUR, RASELNEWS.COM - Manajemen PT Ciptamas Bumi Selaras (CBS), dibawah bendera PT Kuala Gunung Sejahtera (KGS) Kabupaten Kaur, Bengkulu, mulai dibuat pusing.

Sejumlah masalah terus merundung perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit itu.

Terbaru warga Sinar Banten, Kecamatan Nasal, Kaur, menutup akses keluar masuk pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) sawit PT CBS di jalan sentra produksi desa.

Warga beralasan saat ini manajemen banyak tidak memenuhi kewajibannya salah satunya pembayaran kompensasi plasma yang bisanya dibayar tiap bulan.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Dimediasi Polres Kaur, Portal Menuju PT CBS Dibuka Warga

Meski di portal namun para pekerja tetap dapat melintas, hanya kendaraan yang membawa hasil panen yang tidak diperbolehkan melintas.

"Iya kami tutup sementara kewajiban mereka belum dipenuhi, padahal ini jalan sentra tani desa yang seharusnya tidak mereka gunakan untuk keperluan angkutan hasil panen," ujar warga Sinar Banten Simamora kepada Raselnews.com Sabtu (29/10/2023)

Dia menyebut jalan sentra tani itu tak seharusnya digunakan perusahaan karena masuk kategori jalan umum.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: PT CBS Kaur Dituding Ingkar Janji, Warga Desa Ulak Pandan Portal Jalan

Harusnya PT CBS menggunakan jalan sendiri. Meski begitu warga masih berbaik hati sebab mengizinkan pekerja untuk melintas meski menggunakan kendaraan.

"Kamis kemarin (26/10/2023) kita portal keseluruhan, tapi hari ini cuma kendaraan angkutan buah sawit saja yang kita larang," tuturnya.

Plasma Dua Bulan Belum Dibayar

Sementara itu, Ketua Koperasi Graha Mitra Selaras (GMS) Ahyatul Khair, SE yang merupakan mitra plasma PT CBS Kecamatan Nasal membenarkan belum dibayarnya kompensasi itu.

BACA JUGA:Warga di Bengkulu Portal Jembatan, Kendaraan Berat Dilarang Lewat, Ini Sebabnya

Ia menyebut sementara ini pihak manajemen tidak bersedia mau membayar sesuai dengan kesepakatan dengan manajemen lama.

"Sampai saat ini belum ada pembayaran untuk dua bulan kepada anggota kita luas lahan plasma anggota kita di CBS diangka 450 hektar," ujarnya.

Menurutnya pihaknya bersama dua koperasi plasma lainnya sudah melakukan berbagai upaya dengan berbagai cara. Termasuk meinta dipertemukan oleh pihak Pemkab Kaur.

BACA JUGA:Sengketa Lahan, Anggota DPRD Kaur Ini Rekomendasikan Portal Jalan

Beberapa hari yang lalu sempat diundang Bupati Kaur, namun belum juga ada penyelesaian "Pihak perusahaan mengaku belum siap membayarkan. Kami berencana akan menghadap DPRD Kaur terkait hal ini," pungkasnya. (jul)

Kategori :