Wuling Eksion Sudah Terdaftar di PDKI, SUV Elektrifikasi Baru yang Berpeluang Debut di IIMS 2026

Sabtu 31-01-2026,18:04 WIB
Reporter : Andri Irawan
Editor : Andri Irawan

RASELNEWS.COM - Nama Wuling Eksion mulai ramai dibicarakan sebagai calon SUV terbaru Wuling Motors untuk pasar Indonesia.

Model ini digadang-gadang akan mengisi segmen medium SUV dengan fokus pada teknologi elektrifikasi, baik dalam bentuk kendaraan listrik murni (EV) maupun plug-in hybrid (PHEV).

BACA JUGA:Digempur Skutik dan Motor Listrik, Honda Supra X125 Versi 2026 Tetap Dihadirkan, Ini Alasannya

Eksion bahkan disebut-sebut berpotensi menjadi penerus Wuling Almaz, dengan pendekatan desain yang lebih gagah, dimensi lebih besar, serta dukungan sistem penggerak hybrid dan listrik.

Meski begitu, hingga saat ini Wuling Motors Indonesia belum memberikan pengumuman resmi terkait detail model tersebut.

Indikasi kehadiran Eksion semakin kuat setelah nama tersebut tercatat di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Selain itu, unit yang diduga sebagai model baru Wuling juga telah beberapa kali tertangkap kamera saat menjalani uji jalan.

BACA JUGA:Motor Listrik Polytron Fox Series Unggul Berkat Sistem Sewa Baterai, Performa Tangguh, dan Desain Futuristik

Di sisi lain, sejumlah sumber menyebutkan bahwa Eksion kemungkinan berbasis SUV crossover global Wuling dari lini Starlight, khususnya Starlight S atau Xingguang S yang sudah lebih dulu dipasarkan di beberapa negara.

Perkiraan Desain dan Dimensi

Secara ukuran, Wuling Eksion diprediksi masuk kategori SUV menengah dengan proporsi bodi yang cukup besar. Dimensinya diperkirakan memiliki panjang sekitar 4.745 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi di rentang 1.685–1.755 mm.

Jarak sumbu roda disebut berada di kisaran 2.800–2.810 mm, yang mengindikasikan kabin lapang untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.

BACA JUGA:IIMS 2026 Diramaikan Peluncuran Beragam Mobil Baru, dari Hybrid hingga Kendaraan Listrik

Dari sisi tampilan, SUV ini diperkirakan mengusung bahasa desain modern dengan garis bodi tegas dan sentuhan aerodinamika untuk membantu efisiensi energi, terutama pada varian elektrifikasi.

Opsi Powertrain EV dan PHEV

Salah satu daya tarik utama Wuling Eksion adalah peluang hadirnya dua pilihan sistem penggerak. Untuk varian EV, mobil ini diprediksi memakai baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 60–69 kWh.

Dengan paket tersebut, jarak tempuhnya diperkirakan mencapai 500–540 km berdasarkan standar pengujian CLTC. Motor listriknya disebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 150 kW atau setara 201 hp, dengan torsi di kisaran 310 Nm.

BACA JUGA:Urban Cruiser Ebella Resmi Diperkenalkan, Pertanda SUV Listrik Massal Toyota

Sementara varian PHEV kemungkinan mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Total tenaga sistem gabungan diprediksi berada di atas 190 PS, dengan torsi yang lebih responsif.

Konfigurasi ini juga memungkinkan mode berkendara listrik murni untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin ikut bekerja.

Berpeluang Tampil di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dinilai menjadi panggung yang tepat bagi Wuling untuk memperkenalkan SUV elektrifikasi terbarunya.

Ajang tersebut kerap dimanfaatkan pabrikan untuk meluncurkan model baru sekaligus menegaskan arah pengembangan teknologi ramah lingkungan.

BACA JUGA:Polytron Fox 350 dan Evo Perkuat Posisi Motor Listrik Lokal, Harga Terjangkau dan Fitur Kelas Atas

Pada gelaran IIMS sebelumnya, Wuling cukup aktif menghadirkan produk elektrifikasi seperti Cloud EV Lite dan memperkuat portofolio kendaraan listriknya di Indonesia.

Dengan tren SUV dan mobil listrik yang terus tumbuh, kehadiran Eksion, jika benar diluncurkan, dapat menjadi langkah strategis Wuling dalam memperluas pasar otomotif nasional tahun 2026. (**)

Kategori :