RASELNEWS.COM - Budidaya sayuran yang dapat dipanen berkali-kali tanpa harus menanam ulang menjadi peluang menarik bagi petani maupun pehobi berkebun.
Selain lebih efisien dari sisi biaya dan tenaga, jenis tanaman ini juga berpotensi memberikan keuntungan berkelanjutan. Berikut lima jenis sayuran yang dikenal mampu menghasilkan panen berulang dengan perawatan yang tepat.
BACA JUGA:Cara Melembapkan Kulit Wajah dengan 5 Jenis Sayur dan Buah yang Mudah Ditemukan di Dapur
1. Kangkung
Kangkung merupakan salah satu sayuran hijau yang paling populer di Asia. Selain kaya vitamin, mineral, dan serat, permintaan pasar terhadap kangkung tergolong tinggi dan stabil sepanjang tahun.
Tanaman ini memiliki siklus tumbuh cepat, yakni sekitar 3–4 minggu setelah tanam sudah dapat dipanen. Keunggulan lainnya, kangkung dapat dipanen berulang kali selama pangkal batang dibiarkan tetap hidup. Budidayanya pun relatif mudah dan berbiaya rendah karena dapat ditanam di tanah maupun air.
2. Kemangi
Kemangi banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia dan Italia, sehingga permintaannya cukup tinggi di pasar, restoran, hingga rumah tangga.
Tanaman ini dapat dipanen secara berkelanjutan dengan cara memetik daunnya tanpa mencabut tanaman.
BACA JUGA:5 Minuman Alami dari Buah dan Sayuran yang Membantu Detoks Hati
Kemangi juga mudah dibudidayakan, baik di lahan terbuka, pot, maupun pekarangan rumah, serta tidak memerlukan perawatan yang rumit. Dengan sekali tanam, kemangi dapat menghasilkan panen sepanjang tahun.
3. Daun Seledri
Seledri merupakan bumbu dapur yang umum digunakan dalam sup, salad, dan berbagai olahan makanan. Selain bernilai ekonomis, daun seledri juga kaya antioksidan, vitamin, dan mineral.
Tanaman ini dapat dipanen berkali-kali karena daunnya akan terus tumbuh selama tanaman dirawat dengan baik.
Seledri relatif mudah ditanam, bahkan oleh pemula, dan hanya memerlukan perawatan dasar seperti penyiraman, pemupukan organik, serta pengendalian hama.
4. Bayam
Bayam dikenal sebagai sayuran bergizi tinggi dan memiliki masa panen yang singkat, sekitar 3–4 minggu setelah tanam.
Daunnya dapat dipetik secara bertahap sehingga tanaman tetap tumbuh dan menghasilkan panen berulang.
BACA JUGA:Salad Sayur Segar, Menu Praktis untuk Menjaga Berat Badan Ideal