Pemkab Bengkulu Selatan Prioritaskan Pengadaan Mobil Dinas Baru untuk Camat

Sabtu 28-02-2026,09:19 WIB
Reporter : Wawan
Editor : Aman Santoso

RASELNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan tetap memprioritaskan rencana pembaruan kendaraan dinas bagi para camat. Kebijakan ini diambil karena kondisi mobil dinas yang saat ini digunakan dinilai sudah tidak optimal dalam menunjang aktivitas pemerintahan di tingkat kecamatan.

Mayoritas kendaraan dinas camat diketahui telah digunakan sekitar 15 tahun. Usia kendaraan yang cukup lama berdampak pada penurunan performa serta meningkatnya biaya perawatan. Untuk itu, pemerintah daerah merencanakan pengadaan mobil dinas keluaran terbaru dengan estimasi harga sekitar Rp300 juta per unit. Total kendaraan yang akan dibeli sebanyak 11 unit, menyesuaikan jumlah kecamatan yang ada.

BACA JUGA:Mutasi Besar 145 Pejabat, Pemkab Bengkulu Selatan Segarkan Birokrasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, MM, menegaskan bahwa rencana pengadaan tersebut bukan keputusan mendadak. Menurutnya, bupati telah beberapa kali menyampaikan rencana itu dalam berbagai forum resmi pemerintahan.

“Prinsip pimpinan, kebutuhan utama harus diprioritaskan. Kendaraan camat ini menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas kerja di lapangan,” ujar Susmanto.

BACA JUGA:Babak Baru Sengketa Lahan Pino Raya, PT ABS Datangi Kantor Bupati Bengkulu Selatan Buka Data Legalitas

Ia menjelaskan, camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah di wilayah kecamatan. Selain menjalankan fungsi administrasi, camat juga berperan dalam pengawasan program pembangunan, koordinasi lintas sektor, hingga penanganan cepat berbagai persoalan masyarakat.

Pengadaan kendaraan dinas tersebut direncanakan melalui mekanisme perubahan anggaran. Artinya, alokasi dana akan dibahas dalam anggaran perubahan agar tetap sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Zakat Fitrah Bengkulu Selatan Ditetapkan, Mulai Rp 40 Ribu per Jiwa

“Insyaallah di perubahan anggaran nanti bisa kita alokasikan untuk memenuhi kebutuhan operasional para camat,” tambahnya.

Meski pemerintah daerah saat ini menerapkan prinsip efisiensi anggaran, penggantian mobil dinas camat tetap dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Pemkab menegaskan bahwa efisiensi tidak berarti mengabaikan sarana kerja yang sudah tidak layak digunakan. (one)

Kategori :