KAUR, RASELNEWS.COM - Kebakaran hutan terjadi di Desa Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur pada Sabtu, 27 Maret 2026. Lahan seluas 10 hektar lebih di kawasan hutan belukar tersebut terbakar dan dilalap si jago merah.
Beruntung, tim pemadam kebakaran dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kaur cepat tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api.
"Alhamdulillah apinya dapat kami padamkan dengan menerjunkan satu blangwir beberapa menit setelah tim terjun api sudah berhasil dipadamkan," ujar Apen Ardiansyah, SP, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
BACA JUGA:Mau Beli Mobil Eropa? Nih Deretan SUV Eropa Kena Recall Karena Risiko Terbakar
Kebakaran hutan tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB dan sebanyak 8 personil anggota Damkar dan Kabid Sapras Kasi Sapras terjun langsung ke lokasi.
Apen Ardiansyah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyalakan api terutama di lokasi-lokasi yang mudah terbakar.
"Saat ini sedang musim kemarau, sudah beberapa hari tidak turun hujan lebat, jadi sangat rentan kebakaran, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada," tambahnya.
BACA JUGA:Tengah Malam Satpol PP Kaur Kembali Amankan Ternak Warga, Satu Sapi Dilelang Tembus 9,7 Juta
Kades Linau, Ispi Yulidarmin, menjelaskan kawasan ini terbakar sudah kedua kalinya sejak beberapa tahun terakhir.
Lokasi ini dulunya adalah pengelolaan kayu atau somel yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya, sehingga menjadi hamparan ilalang dan semak belukar yang tidak terawat.
"Terima kasih Damkar Kaur yang sudah begitu cepat tanggap sehingga api tidak menjalar kemana-mana," tutupnya.
Penyebab kebakaran hutan belantara ini belum diketahui persis, namun diperkirakan lantaran ada yang membuang puntung rokok atau sengaja menyulut hamparan ilalang.
BACA JUGA:Lewat Tengah Malam, Satpol PP Kaur Kembali Amankan Ternak Warga
Jika tidak diatasi, kebakaran ini dapat membakar perkebunan warga dan mengancam pemukiman penduduk. "Kami akan terus memantau situasi dan menghimbau masyarakat untuk lebih waspada," kata Apen Ardiansyah. (jul)