Cari Solusi Atasi Kekeringan, Bupati Tinjau Tebat Baghu
TINJAU : Bupati, H.Rifai meninjau langsung tebat Baghu Ketaping terkait kondisi persawahan yang mengalami kekeringan-Wawan-radarselatan.disway.id
MANNA,RASELNEWS.COM - Bupati, H.Rifai Tajuddin meninjau langsung kondisi tebat Baghu di Desa Ketaping sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kondisi persawahan yang mengalami kekeringan, beberapa hari lalu (27/03/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sumber pengairan yang selama ini menjadi penopang kebutuhan irigasi lahan pertanian masyarakat.
BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Tinjau Objek Wisata, Pastikan Semua Wisata Aman
Berdasarkan laporan warga, kekeringan terjadi karena aliran air dari tebat tidak lagi mengalir ke area persawahan, sehingga berdampak pada kebutuhan air bagi para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah penanganan melalui revitalisasi tebat Baghu agar fungsi pengairan dapat kembali optimal dan kebutuhan irigasi sawah masyarakat terpenuhi.
BACA JUGA: Bupati Tegaskan Seluruh Pejabat Seluma yang Dimutasi Segera Sertijab dan Tinggalkan Aset
Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian serta mendukung produktivitas petani di wilayah tersebut.
"Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut cepat atas laporan yang disampaikan oleh Tim Kerja Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan saat audiensi di ruang kerja bupati sebelumnya," kata Bupati H.Rifai.
BACA JUGA:Dukung Pengembangan Budaya, Kapolres Seluma Buka Gelar Budaya Nusantara di Pantai Cemoro Sewu
Di lokasi, Bupati melihat langsung kondisi hantaran air yang menjadi jalur pengairan sawah masyarakat. Kekeringan yang terjadi diketahui berdampak pada terganggunya suplai air ke area persawahan, sehingga berpotensi memengaruhi aktivitas pertanian warga.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah penanganan agar aliran air ke sawah kembali normal dan kebutuhan irigasi petani dapat terpenuhi.
BACA JUGA:REAKING NEWS ; Polres Kaur Gerek Judi Sabung Ayam dan Dadu di Tanjung Kemuning
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam merespons cepat setiap persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian daerah.
“Kita akan berusaha dan meminta kepada Dirjen Ketahanan Pangan untuk membantu agar permasalahan ini segera ditangani, sehingga penanaman padi tetap bisa berhasil,” kata Rifai.
Sumber: bupati bengkulu selatan rifa'i tajuddin