Bengkulu Perkuat Mitigasi dan Penanganan Bencana

 Bengkulu Perkuat Mitigasi dan Penanganan Bencana

Pemprov Bengkulu dan TNI menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana-IST-LISA LOSARI

RASELNEWS.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat mitigasi dan penanganan bencana. Bengkulu berada di wilayah Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire merupakan kawasan pertemuan lempeng tektonik aktif. Posisi geografis di pesisir barat Sumatra ini menjadikan Bengkulu sangat rawan bencana gempa bumi, tsunami, serta aktivitas vulkanik. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian menegaskan bahwa Bengkulu harus siap menghadapi potensi bencana alam.

"Apabila bencana terjadi, Bengkulu harus siap karena wilayah ini berada di Cincin Api Pasifik," ujar Mian, Jumat (10/4). 

BACA JUGA:Ratusan Mahasiswa UNIB dan UGM Siap Terjunkan Program KKN Tematik di Kabupaten Kaur

Secara geografis, Provinsi Bengkulu terletak di pesisir barat Pulau Sumatra dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Kondisi ini menjadikan Bengkulu sangat rawan terhadap bencana, seperti gempa bumi megathrust, aktivitas vulkanik, dan tsunami akibat zona subduksi lempeng tektonik.

Mian mengatakan, mitigasi dan penanganan bencana dikolaborasikan bersama pemangku kepentingan. 

BACA JUGA:Pemkab Kaur Amankan Kuota Pendidikan Kedinasan di STTD Kemenhub RI

"Ini tentu harus menjadi kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dengan jajaran TNI," ujar Mian. 

Komandan Korem 041/Gamas Brigadir Jenderal TNI Jatmiko Aryanto, mengatakan, bahwa latihan kesiapsiagaan bencana sangat penting yang bertujuan menyelaraskan peran dan keterlibatan perangkat daerah dalam penanganan bencana megathrust.

BACA JUGA:Bupati Seluma Ajak Pemuda Berperan Dalam Pembangunan

"Latihan kesiapsiagaan ini telah diprogramkan di tiga provinsi, yaitu Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Barat. Tujuannya untuk menyinkronkan koordinasi dengan instansi pemerintah daerah, seperti BPBD, agar terjalin sinergi yang kuat dalam pelaksanaannya," ujar Jatmiko. (cia)

Sumber: