Distan Gelar Pasar Tani, 1,5 Jam Produksi KWT Sudah Habis Terjual

Distan Gelar Pasar Tani, 1,5 Jam Produksi KWT Sudah Habis Terjual

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Pertanian (Distan) Bengkulu Selatan (BS) menggelar even Pasar Tani di halaman kantor Distan BS, Selasa-Rabu (22-23/2/2022). Acara yang dikemas memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 BS ini diikuti 30 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari 11 kecamatan di BS.

Setiap KWT menampilkan berbagai produk hasil pertanian. Mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, gula merah, daging ayam dan lainnya. Semua produk dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Misal untuk dua kilogram timun dan pare, dijual Rp 5 ribu. Harga satu karpet telur ayam ras seharga Rp 35 ribu, gula merah seharga Rp 12 ribu dan buah-buahan juga dijual dengan harga lebih murah.

Bupati BS Gusnan Mulyadi yang turut menyaksikan langsung gelaran Pasar Tani, mengaku bangga dan sangat mengapresiasi terlaksananya acara tersebut. Sebab kegiatan ini memberi kesempatan seluruh KWT untuk memperkenalkan hasil pertaniannya kepada masyarakat.

“Acara ini sangat positif dan saya apresiasi penuh kepada penyelenggara. Melalui pasar tani ini, diharapkan bisa membawa manfaat yang lebih besar bagi para KWT. Selain itu, dengan kegiatan ini KWT bisa mengenalkan hasil pertaniannya yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA),” ujar Gusnan.

Ditambahkan Gusnan, kehadiran Pasar Tani juga menjadi titik utama pelaku usaha pertanian BS untuk menjangkau pasar besar. Dengan hasil tani yang melimpah dan dikemas secara baik. Maka permintaan pasar termasuk kebutuhan langsung dari masyarakat akan lebih tinggi.

“Makanya kami harapkan kepada OPD terkait untuk lebih memaksimalkan pembinaan kedepannya. Pegitan pertanian harus lebih mampu mengelola hasil tani dnegan baik,” sambung Gusnan.

Sementara itu, Plt Kepala Distan BS Edi Susanto S.Pt mengaku Pasar Tani kali ini bertema “Pusat Pengenalan dan Pemasaran Produk Pertanian dan Olahan Pangan Lokal”. Kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan pasca pandemi covid-19 merebak.

Kedepannya gelaran Pasar Tani bakal dilaksanakan setiap tahun agar seluruh KWT BS lebih termotivasi memperkenalkan hasil pertaniannya kepada masyarakat. “30 KWT yang sudah menjadi kami bina secara penuh telah memasarkan hasil pertaniannya. Ini perkembangannya cukup bagus dan membawa perubahan besar bagi kemandirian pangan BS. Tentunya dengan harga yang terjangkau dan mudah didapat,” kata Edi.

Bagi Edi, gelaran Pasar Tani juga bukan hanya bazzar produksi pertanian semata. Adanya Pasar Tani juga membuka peluang invenstasi untuk kegiatan usaha masyarakat. Termasuk untuk kerjasama hasil pertanian dengan gerai modern dan kios sekundang. “Kami akan perjuangkan kekuatan pangan BS. Salah satunya dengan penguatan bibit unggul pertanian dan peningkatan sumberdaya manusianya,” tuntas Edi.

Diserbu Warga

Sementara itu, semua barang dagangan produksi pertanian yang ditampilkan oleh KWT ludes diserbu pengujung. Pengunjung yang datang dari berbagai wilayah BS, tertarik untuk membeli sayuran KWT yang masih segar dan harga murah. Bahkan, pengakun ketua KWT Melati Indah Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya, Lesmiyanti bahwa puluhan kilo sayuran yang mereka bawa ludes hanya dalam hitungan jam.

“Tadi pembukaan acara jam 08.00, namun sekarang baru pukul 09.30 barang kami sudah habis dibeli warga. Kami cukup berbangga dengan acara ini, sekaligus lebih termotivasi untuk memproduksi hasil pertanian,” kata Lesmiyanti.

Senada dikatakan Elma Syafira, anggota KWT lainnya. Beberapa produksi hasil tani yang mereka bawa juga ludes dibeli pengunjung. Bahkan, ada salah satu pengunjung yang sempat menawar barang dagangannya untuk dibeli secara borongan.

“Ada yang mau borong karena harga murah. Tapi tidak kami kasih, karena ini untuk masyarakat luas. Alhamdulillah rezeki hari ini cukup banyak dan bisa menambah kas KWT,” ungkapnya dengan ekspresi sumringah. (rzn)

Sumber: