DBD Kian Mengganas, Dua Warga Kaur Meninggal Dunia

DBD Kian Mengganas, Dua Warga Kaur Meninggal Dunia

RASELNEWS.COM, KAUR - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin mengganas. Dalam sepekan dikabarkan dua warga Kabupaten Kaur meninggal dunia akibat DBD. Dalam tujuh bulan terakhir, tercatat 35 orang yang terserang penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Minggu (31/7), salah seorang murid SD, warga Kecamatan Tanjung Kemuning, meninggal dunia akibat DBD. Beberapa hari sebelumnya, warga Kecamatan Kaur Tengah juga dilaporkan meninggal dunia akibat DBD.

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaur, Sajardin SKM meminta Puskesmas dapat cepat tanggap dan merespon kondisi lingkunganm. Salah satunya dengan melakukan fogging di daerah yang ditemukan penyakit DBD.

BACA JUGA:82 Warga Bengkulu Selatan Positif DBD

“Dari Januari hingga Juli 2022, laporan kasus DBD yang masuk ke Dinkes dari beberapa puskesmas ada 35 kasus. Kami minta warga lebih meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Sajardin.

Dalam laporan beberapa Puskemas di Kaur, tren kenaikan angka DBD terjadi pada Juni dan Juli 2022. Musim penghujan yang terjadi membuat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

BACA JUGA:Belasan Warga Terserang DBD, Satu Meninggal

Kondisi diperparah dengan pola hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Sampah berserakan dan tempat yang menampung air, menjadikan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty semakin cepat.

“Kami minta Kades, Lurah dan Camat untuk menyosialisasikan gerakan 3M Plus. Menutup tempat air, menguras tempat air, mengubur barang bekas dan mendaur ulang barang bekas,” sambung Sajardin. (jul)

 

Sumber: