Proyek DAK Pendidikan Dilelang Januari, Ini Daftar Sekolah Penerima DAK di Bengkulu Selatan

Proyek DAK Pendidikan Dilelang Januari, Ini Daftar Sekolah Penerima DAK di Bengkulu Selatan

Ilustrasi DAK-dok-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Peluang bagi para pengusaha kontraktor bidang konstruksi, proyek pembangunan atau rehab gedung sekolah melalui  Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang fisik pendidikan segera dilelang.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten bengkulu Selatan, tahapan lelang proyek yang didanahi DAK sektor pendidikan akan dimulai bulan Januari tahun 2023. Lelang akan digelar secara terbuka.

BACA JUGA:Ini Nominal Penerimaan DAK Bengkulu Selatan, SD Tak Kebagian

Kasubbag PPE Dinas Dikbud Bengkulu Selatan (BS), Yen September, S.Pd.I mengatakan, tidak ada batasan pada pendaftaran lelang tersebut. Kontraktor yang berkompeten silahkan mengajukan lelang jika pendaftaran dibuka nantinya.

“Sekarang tengah persiapan lelang, jika tidak ada halangan digelar pertengahan Januari nanti. Kami belum dapat memastikan berapa banyak kontraktor yang ikut lelang, karena belum ada konfirmasinya,” ujar Yen.

Dia menjelaskan, rangkaian pelaksanaan proyek DAK diprediksi lebih cepat dari tahun sebelumnya. Ini karena prosedur pengajuan telah selesai hingga pada penerapan anggaran juga telah ditentukan Kemendikbudristek RI.

BACA JUGA:DAK Pendidikan 2023 Bengkulu Selatan: 3 SMP dan 2 TK Direhab

“Target kami, awal April proyek sudah berjalan. Sehingga pada tahun ajaran baru 2023/2024 bangunan sudah diserahterimakan,” kata Yen.

Sedangkan besaran dan daftar penerima bantuan DAK, ada lima lembaga pendidikan yang akan mendapatkan bantuan dana untuk merehab bangunan sekolah tersebut. Diantaranya SMPN 16 BS, SMPN 3 BS, SMPN 25 BS, TK Asyiyah serta TKN 4 BS.

Besaran total DAK fisik yang diterima senilai Rp 6,2 miliar. Rinciannya sebesar Rp5,3 miliar untuk SMP dan Rp900 juta untuk TK.

BACA JUGA:Puluhan Tahun Tanpa Rehab, Bangunan Sekolah Ini Memprihatinkan

Sementara untuk jenis paket pembangunan yang dialokasikan terdiri dari taman bermain TK, ruang guru, Alat Peraga Edukatif (APE) TK, ruang kels, WC, serta rehab perpustakaan SMP.

“Kalau nilainya tidak akan berubah lagi. Secara khusus memang jauh menurun dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp 40 miliar,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta sekolah penerima bantuan DAK agar bersiap diri. Kepala Sekolah (kepsek) bersangkutan diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Dikbud BS demi kelancaran proyek pembangunan yang dibiayai APBN tersebut.

BACA JUGA:Sekolah Rusak Karena Bencana Bisa Langsung Rehab

“Mudah-mudahan proyek berjalan lancar dan aman, jangan sampai nanti ada pengerjaan proyek yang kurang maksimal sehingga disorot pemerintah pusat,” demikian Yen. (rzn)

Sumber: kasubbag ppe dinas dikbud bengkulu selatan