Waspada Phishing! Voice Note Melalui Pesan WhatsApp Buat Saldo Rekening Habis

 Waspada Phishing! Voice Note Melalui Pesan WhatsApp Buat Saldo Rekening Habis

Tak Perlu Mematikan Data Seluler, Begini Cara Mudah Mengatur WhatsApp ke Mode Offline -istimewa-freepik.com

JAKARTA, RASELNEWS.COM - Aksi kejahatan belakangan ini semakin marak dan meresahkan di kalangan masyarakat.

Jika dahulu modus gendam dan hipnotis sangat ditakuti, kini ada modus terbaru para pelaku penipuan dengan mengirimkan file melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, yang dikenal dengan sebutan "phishing".

phishing merupakan salah satu taktik kejahatan untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan.

BACA JUGA:INI DIA! Jawaban Tebak Kode Voucher Badai Shopee Minggu 23 Juli 2023, Dapatkan Diskon Belanja Hingga 100%

Data yang menjadi target phishing meliputi data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), serta data finansial (informasi kartu kredit, rekening).

Salah satu modus phishing terbaru yang muncul adalah pengiriman file berbentuk voice note atau rekaman suara.

Jika file tersebut dibuka, salah satu hal yang dapat terjadi adalah saldo dalam rekening menjadi hilang.

BACA JUGA:Pelaku Hipnotis IRT di Kaur Masih Diburu, Polisi Imbau Masyarakat Waspada, Jangan Gunakan Perhiasan Berlebih

Sebuah tangkapan layar chat memperlihatkan salah satu contoh pesan WhatsApp untuk modus penipuan phishing. Pesan tersebut berisi, "Selamat pagi kak, saya ingin dropship dengan sistem cashless. Sebelum lanjut, mohon berikan nomor dari voice note di bawah ini,"

Korban kejahatan phishing semakin meningkat saat ini. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sudah ada 2.456 orang yang menyampaikan pengaduan khusus terkait modus kejahatan ini.

BACA JUGA:Pelaku Hipnotis IRT di Kaur Terekam CCTV, Seperti Ini Rekamannya

Berbagai respon dari warganet pun muncul terhadap unggahan tersebut. Beberapa di antaranya memberikan pengalaman bahwa mereka baru saja menjadi korban modus kejahatan phishing.

"Dan saya baru kena modus ini beberapa minggu lalu," tulis akun @devizale. "Teknologi makin canggih, otak makin pintar, tapi sayang malah digunakan untuk jadi penipu dan maling," tulis akun @itavitaaa. (red)

Sumber: